Menu

Mode Gelap
Kemendagri Proses Pemberhentian Nurdin Abdullah dari Gubernur Sulsel Mentan Sebut Fluktuasi Harga Telur Tantangan bagi Pemerintah Mentan Syahrul akan Jadikan Peternakan Unggas Sidrap “Super Prioritas” Gaji Kades hingga Perangkat Desa di Sidrap Mangkrak 3 Bulan Bawa Bantuan, Bupati Enrekang Berterima Kasih ke RMS

Ajatappareng · 21 Sep 2021 19:01 WITA ·

Atasi Harga Telur, Pasar Komoditi Akan Difungsikan


 Atasi Harga Telur, Pasar Komoditi Akan Difungsikan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Wakil Bupati Sidrap, H. Mahmud Yusuf memimpin rapat koordinasi membahas pemfungsian pasar komoditi beras dan telur di Pasar Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (21/9/2021).

Mahmud didampingi Asisten Perekonomian, Andi Faisal Ranggong, saat memimpin rapat di Ruang kerjanya, Lantai II Kantor Bupati Sidrap.

Rapat ini merupakan tindak lanjut rapat sehari sebelumnya membahas kondisi peternakan ayam di Kabupaten Sidrap. Pasar komoditi merupakan salah satu langkah strategis menangani persoalan harga telur ayam saat ini.

Mahmud menyebut, sebagai salah penghasil komoditas telur terbesar di Indonesia timur, pemasaran telur di Kabupaten Sidrap seharusnya bukan lagi di terminal, tapi di pasar komoditi.

“Jadi kita benahi pasar ini untuk pedagang pada peternak. Pasar ini akan difungsikan setelah terbentuk satgas-nya secepat mungkin,” ujarnya.

Satgas sendiri nantinya terdiri unsur pemerintah, asosiasi peternak, dan pedagang. Satgas terlibat dalam penentuan harga telur, sehingga harga lebih terkontrol, jelas dan tidak sepihak.

Lebih lanjut Mahmud Yusuf menjelaskan, adanya pasar komoditi menjadi titik temu pedagang dan pembeli yang mempermudah pemasaran. Selain itu, informasi harga maupun stok barang dapat terpantau dengan cepat.

Di sisi lain, Mahmud mengingatkan perlunya persiapan matang sebelum para pedagang menempati pasar komoditi itu.

“Mulai dari rekayasa lalu lintas, sosialisasi ke pedagang, serta aturan pembagian kios dan perizinan. Jangan sampai ada makelar kios, hanya untuk disewakan, pembagian tempat nantinya harus mendahulukan pedagang yang ada saat ini,” ulasnya.

Mahmud berharap, rapat koordinasi yang dihadiri perwakilan peternak dan pedagang itu dapat melahirkan kesepahaman dan solusi terbaik mengatasi kendala peternakan ayam saat ini.

“Insya Allah, hasil rapat ini kita akan laporkan ke Bapak Bupati untuk dibahas lebih lanjut,” tandas Mahmud.

Hadir dalam rapat tersebut, Kadis Peternakan, Samuel K, Kadis Perdagangan dan Perindustrian, Ahmad Dollah, Kadis Kominfo, H. Bachtiar, Kadis PMPTSP, Ruli Dasananda, dan Kadis Perhubungan, H. Labengnga.

Tampak pula Kabag Perekonomian, H. Sudarmin, Kabid Pembibitan dan Kesehatan Hewan Disnakkan, Amiruddin, dan Kabid Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan, H. Muhammad Zainal. (rls)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Fatayat NU Parepare Gelar Talk Show Parenting

16 Januari 2022 - 11:19 WITA

Dollah Mando Serahkan Alat Ukur dan Media Kampanye Kegiatan Stunting

15 Januari 2022 - 21:13 WITA

Reses, Ketua DPRD Sidrap Kunjungi Dusun Pabbaresseng

14 Januari 2022 - 16:30 WITA

Minggu ini, Pemkab Gelar Car Free Day di Pelataran Ganggawa

13 Januari 2022 - 17:35 WITA

Syaharuddin Alrif Serahkan Bantuan KIP Untuk Mahasiswa UMS

13 Januari 2022 - 16:33 WITA

Bupati Pinrang Lantik Dua Direktur Perusahaan Daerah

13 Januari 2022 - 14:40 WITA

Trending di Eksklusif