Menu

Mode Gelap
Legislator Papua Barat Belajar Budidaya Porang di Sidrap Aturan Baru Netralitas ASN Permudah Bawaslu Lakukan Pengawasan Planet Surf Buka Store ke 66 di Sidrap, Tawarkan In House Brand Syaharuddin Alrif: Poros Sidrap-Soppeng akan Tuntas 2022, Total Anggaran Rp45,5 Miliar DPRD Sidrap Bantah Isu Barter Hak Interpelasi dengan Proyek

Fokus · 7 Apr 2021 16:06 WITA ·

Fatmawati Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan Kota Makassar


 Fatmawati Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan Kota Makassar Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, MAKASSAR, —  Wakil Wali Kota Makassar, Hj Fatmawati Rusdi membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (RKPK) Kota Makassar, Rabu (7/4/21).

Dalam pemaparannya, Fatma menjelaskan kemiskinan sebagai permasalahan yang mendesak dan membutuhkan langkah-langkah kongkrit untuk mengentaskannya.

Hal yang harus dilakukan secara kompherensif untuk menekan angka kemiskinan, kata Fatma, yakni memperkuat data.

“Langkah awal kita harus perkuat di data. Kenapa?. Karena kadang data bisa dimanipulasi.  Yang seharusnya dapat tapi tidak tercatat karena bukan keluarganya si pendata. Jadi data ini harus real dan akurat,” ucapnya.

Selain data, Fatma juga menekankan pentingnya kordinasi semua OPD. “Kita harus membagi tugas sesuai aturan yang sudah tertulis. Hari ini yang datang rapat sangat sedikit, bagaimana kita mau kordinasi tentang tugas kita semua? Kemiskinan di Kota Makassar ini menjadi agenda utama pada pembahasan nanti di RPJMD,” sebut Fatma.

Fatma pun menunjukkan angka kemiskinan di Kota Makassar per tahun 2020. Meskipun terendah di Sulawesi Selatan namun terjadi tren peningkatan dari tahun 2019 sebesar 4,24 persen menjadi 4,54 persen per tahun 2020.

“Kita mengalami kenaikan. Tidak signifikan tapi saya harapa kita semua harus bergerak cepat,” imbaunya.

Hal senada, diungkapkan oleh Dr. Agus Salim sebagai narasumbe. Ia membenarkan apa yang disampaikan Fatma.

“Bagaimana hari ini kita memperkuat kelompok masyarakat miskin untuk terlibat dalam peningkatan ekonomi. Kita harus bantu umkm. Dan memang benar hari ini kita bermasalah pada Data base yang banyak tidak valid,” sebutnya.

Olehnya itu, ia menyarankan agar memulai pengentasan kemiskinan dengan memperbaiki data pada masyarakat. (wan)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Babinsa Kodim 1420 Bantu Warga Panen Padi

19 September 2021 - 12:32 WITA

Pesta Pernikahan Langgar Prokes, Ini Kata Camat Watang Pulu

18 September 2021 - 15:49 WITA

Sekolah Tatap Muka Lancar  Meski Durasi Hanya 2-3 Jam Perhari

18 September 2021 - 13:52 WITA

Legislator Papua Barat Belajar Budidaya Porang di Sidrap

17 September 2021 - 21:00 WITA

Tim NasDem Peduli Berbagi di Desa Buae

17 September 2021 - 16:44 WITA

‘Jumat Berkah’, NasDem Barru Kunjungi Panti Asuhan Al Qasimiyah

17 September 2021 - 13:20 WITA

Trending di Fokus