Menu

Mode Gelap
Legislator Papua Barat Belajar Budidaya Porang di Sidrap Aturan Baru Netralitas ASN Permudah Bawaslu Lakukan Pengawasan Planet Surf Buka Store ke 66 di Sidrap, Tawarkan In House Brand Syaharuddin Alrif: Poros Sidrap-Soppeng akan Tuntas 2022, Total Anggaran Rp45,5 Miliar DPRD Sidrap Bantah Isu Barter Hak Interpelasi dengan Proyek

Edukasi · 24 Apr 2021 12:22 WITA ·

Ketua TP-PKK Enrekang Minta Kantin Sekolah Jual Produk Lokal dan Alami


 Ketua TP-PKK Enrekang Minta Kantin Sekolah Jual Produk Lokal dan Alami Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, ENREKANG — Ketua TP-PKK Kabupaten Enrekang Dra. Hj. Johra MB, M. Pd meminta sekolah-sekolah se-Kabupaten Enrekang menyiapkan kantin sehat.

Kantin tersebut, hanya menjual yang alami, pangan lokal dan hasil produksi dan kreasi masyarakat sekitar yang sehat. Ia berharap hal ini menjadi perhatian sekolah, dan pihak terkait.

Hal ini ia sampaikan saat tampil sebagai pembicara di acara Internalisasi Pengasuhan 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) Dalam Rangka Penurunan Angka Stunting. Acara itu diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Jumat, 23/4-2021.

“Kantin sekolah jangan lagi menjual makanan instan berpengawet, pewarna, pemania buatan, dan sebagainya seperti mi instan. Itu semua jika berlebihan, bisa berbahaya bagi tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Alih-alih menyediakan makanan instan, Johra meminta kantin menjual olahan-olahan pangan lokal, tradisional atau produk kreasi masyarakat. Sekolah dapat bekerjasama dengan masyarakat sekitar.

Kata Johra, manfaat kantin sehat ini sangat banyak. Siswa akan mengonsumsi makanan yang sehat dan mengenal serta melestarikan makanan tradisional Enrekang. Yang tak kalah penting, kantin sekolah membantu mendorong ekonomi kerakyatan dan industri rumah tangga.

“Bisa bikin kerupuk dangke, nugget yang bebas pengawet, dan masih banyak lagi. Pasarkan di sekolah,” ujarnya.

Sementara Darmiati Siampa, S. Pd, M. Pd selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk & KB Kab.Enrekang saat memberikan sambutan mengharapkan kepada peserta agar mengikuti acara dengan baik. Untuk memperoleh informasi, menyegarkan kembali pentingnya pengetahuan & pemahaman 1000 HPK.

“Agar minimal dalam kehidupan keluarga kita bisa aplikasikan & kita bisa menyampaikan kepada kerabat kita, tetangga kita & masyarakat kita dimana kita berada,” jelas Darmiaty.

Sehingga tujuan dari pelaksanaan 1000 HPK ini untuk menurunkan angka stunting, melahirkan anak-anak yang hebat, melahirkan anak-anak yang cerdas, tumbuh kembang yang sehat sesuai dengan tingkat usianya bisa kita wujudkan.

Adapun peserta acara itu adalah Kader, keluarga yang memiliki baduta & ibu hamil dari Desa Karueng. (red)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Babinsa Kodim 1420 Bantu Warga Panen Padi

19 September 2021 - 12:32 WITA

Pesta Pernikahan Langgar Prokes, Ini Kata Camat Watang Pulu

18 September 2021 - 15:49 WITA

Sekolah Tatap Muka Lancar  Meski Durasi Hanya 2-3 Jam Perhari

18 September 2021 - 13:52 WITA

Legislator Papua Barat Belajar Budidaya Porang di Sidrap

17 September 2021 - 21:00 WITA

Tim NasDem Peduli Berbagi di Desa Buae

17 September 2021 - 16:44 WITA

‘Jumat Berkah’, NasDem Barru Kunjungi Panti Asuhan Al Qasimiyah

17 September 2021 - 13:20 WITA

Trending di Fokus