Menu

Mode Gelap
Legislator Papua Barat Belajar Budidaya Porang di Sidrap Aturan Baru Netralitas ASN Permudah Bawaslu Lakukan Pengawasan Planet Surf Buka Store ke 66 di Sidrap, Tawarkan In House Brand Syaharuddin Alrif: Poros Sidrap-Soppeng akan Tuntas 2022, Total Anggaran Rp45,5 Miliar DPRD Sidrap Bantah Isu Barter Hak Interpelasi dengan Proyek

Ajatappareng · 21 Apr 2021 13:53 WITA ·

Khusus Pengantin Baru, Dukcapil Berikan ‘Service’ Cepat dan Gratis


 Khusus Pengantin Baru, Dukcapil Berikan ‘Service’ Cepat dan Gratis Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Untuk meningkatkan layanan sekaligus mempercepat dalam membarui data kependudukan, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Sidrap, membuat inovasi dengan bekerjasama Kementerian Agama (Kemenag) Sidrap tentang Pencatatan Kependudukan dan Pernikahan.

Plt Kadis Dukcapil, Andi Faisal Ranggong, Rabu (21/4/2021), mengatakan pelayanan atau ‘service’ yang dimaksud adalah, calon pengantin atau pengantin baru di Sidrap tidak perlu repot-repot lagi datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus pergantian status Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pembuatan Kartu Keluarga (KK) baru, karena saat mendaftarkan diri ke KUA untuk menikah, maka sekaligus juga akan mendapat pelayanan pembuatan KTP dan KK.

“Nantinya kedua mempelai akan mendapat 3 kartu sekaligus yakni Buku Nikah dan Kartu Nikah, Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu Keluarga (KK) yang terupdate,” beber Andi Faisal Ranggong.

Andi Faisal Ranggong menjelaskan MoU dilakukan, Selasa (21/1/2021) kemarin di aula Kantor Kemenag Sidrap.

Inovasi tersebut muncul saat Kemenag datang ke kantor Capil untuk berkoordinasi tentang verifikasi data KTP Calon Pengantin untuk penerbitan buku nikah.

“Karena koordinasi yang baik, maka kami menghadirkan inovasi terbaru yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, pembuatan KTP dan KK tersebut juga tidak dipungut biaya atau gratis kerena semata-mata untuk memudahkan layanan, agar update data kependudukan lebih cepat,” ujarnya.

Tujuan lain, lanjutnya, juga agar tidak ada penyalahgunaan status, karena biasanya setelah menikah pengantin baru tidak langsung mengurus perubahan status KTP maupun KKnya.

“Catatannya, sepanjang persyaratan dokumen kependudukan dipenuhi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Sidrap, Muhammad Idris Usman mengapresiasi kesigapan yang dilakukan Kemenag dengan Dukcapil, meski pertemuan hanya berlangsung dua kali namun perjanjian kerjasama dapat cepat terealisasi.

Kakan Kemenag menginginkan kedepan inovasi seperti ini dapat terus tercipta utamanya dilingkup Kemenag Sidrap, dia juga meminta Kepala KUA agar terus melakukan koordinasi dengan Dukcapil dalam rangka teknis selanjutnya. (asp/ajp)

Artikel ini telah dibaca 316 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Babinsa Kodim 1420 Bantu Warga Panen Padi

19 September 2021 - 12:32 WITA

Pesta Pernikahan Langgar Prokes, Ini Kata Camat Watang Pulu

18 September 2021 - 15:49 WITA

Sekolah Tatap Muka Lancar  Meski Durasi Hanya 2-3 Jam Perhari

18 September 2021 - 13:52 WITA

Legislator Papua Barat Belajar Budidaya Porang di Sidrap

17 September 2021 - 21:00 WITA

Tim NasDem Peduli Berbagi di Desa Buae

17 September 2021 - 16:44 WITA

‘Jumat Berkah’, NasDem Barru Kunjungi Panti Asuhan Al Qasimiyah

17 September 2021 - 13:20 WITA

Trending di Fokus