Menu

Mode Gelap
Fraksi NasDem Tagih Janji Jokowi Alokasikan 5% Dana Desa untuk Operasional Kades Kemendagri Proses Pemberhentian Nurdin Abdullah dari Gubernur Sulsel Mentan Sebut Fluktuasi Harga Telur Tantangan bagi Pemerintah Mentan Syahrul akan Jadikan Peternakan Unggas Sidrap “Super Prioritas” Gaji Kades hingga Perangkat Desa di Sidrap Mangkrak 3 Bulan

Ajatappareng · 4 Okt 2021 14:51 WITA ·

Meski Pandemi, Petani Jagung di Pinrang Panen 13 Ton Perhektar


 Meski Pandemi, Petani Jagung di Pinrang Panen 13 Ton Perhektar Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, PINRANG — Meski pandemi, petani jagung di Pinrang tetap melakukan panen raya, Senin (4/10/2021).
Bahkan, hasilnya bisa mencapai 13,5 ton perhektar.

PT Advanta Seeds Indonesia, perusahan bergerak di sektor pertanian, perkebunan serta memproduksi benih pangan, merupakan penyedia bibit jagung hybrida unggul yang digunakan petani jagung di wilayah ini.

Varietas terbaru benih jagung hibrida itu dinamakan “Advanta Joss” yang potensi hasilnya memang 13.5 ton perhektar.

Kegiatan pengenalan dan pesta panen jagung dari benih Jagung “Advanta Joss” dijelaskan langsung Muh.Hamiri (Bs PT. Advanta Seeds) didampingi Sapri Selaku Petani desa Sikkuale, di lahan pertanian jagung di Desa Sikkuale, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini diikuti ratusan petani dari beberapa perwakilan kelompok tani jagung yang ada di beberapa kecamatan dan Panen perdana tersebut turut dihadiri oleh camat cempa, kapolsek, kepala BPP kec. Cempa, beserta Andi Ichsan Dewan penasehat petani millenial Kabupaten Pinrang.

Muh.Hamiri, selaku Bs PT. Advanta Seeds Kabupaten Pinrang menyampaikan keunggulan, performa dari benih jagung Advanta Joss yang potensi hasilnya 13.5 ton itu, pada panen perdana bersama petani di Desa Sikkuale.

“Benih jagung Advanta Joss lebih unggul dibanding dengan pohon jagung yang sudah eksis selama ini ditanam oleh para petani  di beberapa wilayah Kabupaten Pinrang,” kata Muh.Hamiri Bs PT. Advanta Seeds.

Hasil yanh diperoleh petani dari benih Advanta Joss ini mencapai 13,5 ton pipil jagung kering/hektare, dan sangat cocok rendemen yang tinggi tahan kekeringan sangat bagus ditanam pada musim kemarau dan daerah tadah hujan.

“Respon petani sangat antusias menghadiri acara kali ini, karena produksi hasil yang didapat petani cukup tinggi,” tuturnya.

Sapri, petani Desa Sikkuale atau pemilik lahan yang menjadi percontohan penanaman Benih jagung Advanta Joss, sangat mengapresiasi dan melihat langsung keunggulan Benih jagung Advanta Joss memasuki masa panen.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah membuktikan kualitas dan keunggulan Benih jagung Advanta Joss dimana kualitas buah jagung dari benih yang dikembangkan pohon terlihat besar dan berwarna orange cerah. Setelah dipotong, bonggol jagung terlihat kecil, dan biji jagung terlihat besar rapat,” jelasnya.

Sapri juga berharap berharap pihak terkait untuk terus mensupport petani jagung yang ada di kabupaten Pinrang tentunya juga dengan komoditi harga untuk kesejahteraan petani,

“Setelah melihat hasil panen dari benih advanta joss hingga menjadi jagung dimasa panen, akan menjadi daya tarik tersendiri benih untuk dapat ditanam merata di lahan pertanian yang ada di kabupaten Pinrang dan tentunya juga support dan dukungan pemerintah kabupaten Pinrang,” tuturnya. (ac)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Baksos, Kejari Enrekang Harapkan Bumi Massenrempulu Bebas Sampah Plastik

21 Januari 2022 - 14:02 WITA

Anggota DPRD Kota Parepare Gelar Reses

20 Januari 2022 - 20:25 WITA

Rangkaian Musyawarah Tudang Sipulung 2022 Dimulai

20 Januari 2022 - 14:28 WITA

Kasus Lakalantas Dihentikan, Kejari Sidrap Berikan Keadilan Restoratif

20 Januari 2022 - 14:24 WITA

Gandeng Dufan, Kadin Matangkan Rencana Kegiatan EXPO 2022

19 Januari 2022 - 20:43 WITA

Dinkes Pinrang Mulai Vaksin Usia 6-11 Tahun

19 Januari 2022 - 20:33 WITA

Trending di Ajatappareng