Menu

Mode Gelap
Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Rahmat Mappatoba Ikuti PKN II LAN RI untuk Perkuat Kepemimpinan Birokrasi THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Eksklusif · 14 Nov 2025 14:11 WITA ·

Mahasiswa Peternakan UMS Rappang Paparkan Riset Pupuk Kompos pada Tanaman Odot


 Mahasiswa Peternakan UMS Rappang Paparkan Riset Pupuk Kompos pada Tanaman Odot Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Renaldi Mansur, mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang, berhasil mempresentasikan hasil penelitiannya dalam seminar yang diselenggarakan pada 13 November 2025.

Penelitian berjudul “Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman ODOT (Pennisetum purpureum cv. Mott) Pada Level yang Berbeda” ini mengkaji optimalisasi pertumbuhan hijauan pakan ternak melalui aplikasi pupuk kompos dengan dosis berbeda-beda.

Seminar yang dihadiri oleh dosen pembimbing, dosen penguji dan mahasiswa ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan pupuk kompos dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas tanaman odot sebagai sumber pakan ternak ruminansia.

Renaldi menjelaskan bahwa penelitiannya menerapkan berbagai level pemberian pupuk kompos kemudian mengamati parameter pertumbuhan seperti tinggi tanaman, jumlah anakan, produksi biomassa, dan kandungan nutrisi hijauan.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kompos dengan dosis tertentu mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman odot secara signifikan,” jelas Renaldi.

Armayani M, S.Si.,M.Si. selaku dosen pembimbing, menyatakan bahwa penelitian ini memiliki nilai aplikatif yang tinggi bagi pengembangan peternakan berkelanjutan.

“Temuan ini tidak hanya berimplikasi akademis tetapi juga dapat diadopsi langsung oleh peternak untuk meningkatkan produktivitas pakan mandiri,” ungkapnya.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan budidaya tanaman pakan ternak yang efisien dan ramah lingkungan di Kabupaten Sidenreng Rappang. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin

1 April 2026 - 16:46 WITA

ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April

1 April 2026 - 16:09 WITA

Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Rahmat Mappatoba Ikuti PKN II LAN RI untuk Perkuat Kepemimpinan Birokrasi

1 April 2026 - 13:39 WITA

THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang

1 April 2026 - 13:29 WITA

Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

1 April 2026 - 13:15 WITA

Duduk Bersama Ulama, Bupati Sidrap Optimalkan Program Sidrap Berkah

1 April 2026 - 11:37 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.