AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Ratusan calon jamaah haji reguler Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) An-Nur Group menggelar manasik haji terintegrasi tingkat kecamatan, Masjid Raya Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, Kamis, (12/2/2026).
Kurang lebih 195 calon jamaah haji reguler yang terdaftar melalui Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sidrap mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Manasik ini menjadi bagian penting dalam pembekalan sebelum para jamaah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sidrap, Syairin, mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidrap tahun ini tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 2 dan 40. Kloter 2 terdiri dari 387 jamaah, sedangkan Kloter 40 berjumlah 364 jamaah.
“Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan kuota 750 jamaah. Tahun lalu hanya 259 jamaah. Daftar tunggu kita saat ini mencapai 10 ribu jamaah dengan estimasi waktu tunggu sekitar 20 tahun,” jelasnya.
Syairin menambahkan, tingginya jumlah daftar tunggu menunjukkan besarnya minat masyarakat Sidrap untuk menunaikan ibadah haji.
Manasik menjadi momen krusial untuk memastikan seluruh jamaah memahami tata cara ibadah secara benar serta siap secara mental dan fisik.
Kegiatan manasik yang berlangsung khidmat tersebut diharapkan mampu membekali para calon jamaah dengan pemahaman yang matang, sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Terpisah Staf Khusus Kemenag RI, H. Bunyamin Yapid, Lc., MH, yang juga merupakan Pimpinan KBIHU An-Nur Group menjelaskan bahwa saat ini telah hadir kementerian khusus yang menangani urusan haji dan umroh, termasuk di daerah.
“Dulu saat masih di bawah Kemenag, hanya ada seksi haji dan umroh yang menangani. Sekarang sudah menjadi kepala kantor Kementerian Haji dan Umroh,” ujarnya.
H Bunyamin menegaskan, dengan hadirnya Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj), diharapkan pelayanan terhadap jamaah semakin optimal.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kesuksesan pelaksanaan ibadah tetap bergantung pada kesiapan dan kesungguhan masing-masing jamaah.
Bunyamin juga berpesan agar para calon jamaah menjaga niat, kesehatan, serta kekompakan selama berada di Tanah Suci.
Kami berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.











