Menu

Mode Gelap
NasDem, PKB, PKS Kompak Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu Pj Bupati Enrekang Ikut Dampingi Kunker Presiden Jokowi BEM Unismuh Sidrap Deklarasi Pemilu Damai Sebelum Dilantik, 294 KPPS di Batulappa Diajak Tanam Pohon Pemerintah Siapkan Pasar Sentral Enrekang jadi Pasar Harian

Politik · 14 Jan 2018 08:12 WITA ·

3 Paslon Sepakat Laporkan KPU


 3 Paslon Sepakat Laporkan KPU Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Keputusan KPU Sidrap, yang menerima berkas pasangan calon H Dollah Mando-Mahmud Yusuf tanpa disertai surat keterangan tidak pailit dari Pengadilan Negeri Tata Niaga Surabaya, berbuntut panjang.

Setelah dilaporkan oleh sejumlah pimpinan partai politik pengusung Hj Fatmawati Rusdi – H Abdul Majid dan Bakal calon Bupati perseorangan, Andi Ikhsan Hamid, kini paslon independen lainnya, Shoalihin dan H Nasyanto juga berencana akan melaporkan hal itu ke Panwas Sidrap untuk ditindak lanjuti.

Ketua Tim Pemenangan Paslon Shoalihin – H Nasyanto (solusi), Chaerul tak menampik hal itu. Hanya saja, ia mengaku masih sedang berada di Makassar mendampingi Solusi di tes pemeriksaan di Private Care Centre (PCC), hingga Minggu, (14/1/2018).

“Sepulang dari Makassar, saya akan temui teman media untuk bahas itu. Mengenai pelaporannya, tunggulah sampai besok. Saya masih mau koordinasi dengan pak Shoalihin dan H Nasyanto. Kemungkinan laporannya, Senin besok,” ujarnya, via telepon.

Namun begitu, Chaerul sendiri pernah ikut mempermasalahkan kebijakan KPU yang hanya menerima resi pengiriman berkas JNE dari Sidrap ke Surabaya sebagai bukti.

Hal sama dikatakan bakal calon Wakil Bupati independen, M Reski Djabir. Menurutnya, pihaknya belum bisa menerima keputusan KPU yang menerima resi pengiriman dokumen sebagai syarat dalam pendaftaran.

“Ini harus diklirkan. Jangan sampai ada anggapan bahwa KPU tidak berlaku adil pada semua kandidat sehingga melabrak aturannya sendiri,” tegasnya.

Juru Bicara paslon Hj Fatmawati – Abdul Majid (FATMA), Andi Hindi Tongkeng juga berjanji akan mengawal masalah ini. “Jika perlu, kita lapor ke DKPP,” tandasnya.

Sekadar mengingatkan, pada saat pendaftaran, pasangan Dollah Mando – Mahmud Yusuf sempat ditola di KPU. Namun, KPU kembali mengubah putusannya dengan menerima berkas pendaftaran Dollah Mando – Mahmud setelah menunjukkan resi pengiriman dokumen dari Sidrap ke Surabaya tertanggal 10 Januari 2018, atau pasa saat pasangan DOAMU berada di KPU.

Berdasarkan pengumuman no: 25/PL.03.2-PU/7314/KPU-kab/XII/2017 tentang pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati pilkada Sidrap point 12, balon Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan surat keterangan dokumen tidak sedang dinyatakan pailit dari pengadilan niaga atau pengadilan tinggi.

Pengumuman ini didasari pada, PKPU no 1 tahun 2017, PKPU no 15 tahun 2017 dan keputusan KPU Sidrap no: 01/KPT/PILBUP/KPU-Kab.025.433362/VIII/2017. (*)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

RMS Berpeluang Berada Diposisi Teratas di Pileg DPR RI

13 Februari 2024 - 16:09 WITA

Didukung Jaringan Luas, YR Optimis Capai Suara Maksimal di Pileg 2024

7 Januari 2024 - 19:31 WITA

Tokoh Pemuda Pinrang Minta jangan Mudah Terprovokasi Berita Hoax

9 Oktober 2023 - 20:30 WITA

PPK Batulappa Hadirkan Dukcapil Untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

31 Agustus 2023 - 20:52 WITA

KPU Sidrap Umumkan DCS DPRD Pemilu Tahun 2024, Berikut Daftarnya…

23 Agustus 2023 - 14:52 WITA

Bacaleg Milenial NasDem : Tak Ada Salahnya Beri Kesempatan Anak Muda

23 Juni 2023 - 09:51 WITA

Trending di Politik

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.