AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Sebanyak 850 calon jamaah haji reguler dan plus memadati kegiatan Manasik Haji Akbar 1447 Hijriah yang diselenggarakan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) An-Nur Group di Masjid Agung Pangkajene, selama dua hari, 30–31 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu manasik haji terbesar di Kabupaten Sidenreng Rappang, sekaligus mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji secara matang dan terarah.
Ratusan calon jamaah tampak memenuhi area masjid sejak pagi hari untuk mengikuti rangkaian pembekalan yang mencakup tata cara pelaksanaan ibadah haji, simulasi manasik, hingga penguatan kesiapan mental dan fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi antarjamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
CEO KBIHU An-Nur Group, H. Bunyamin Yapid, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan manasik berskala akbar yang dirancang untuk memberikan pembekalan maksimal kepada para calon jamaah.
H Bunyamin menyampaikan An-Nur telah berkomitmen membina dan melayani jamaah haji selama kurang lebih 26 tahun secara konsisten
Menurutnya, kehadiran An-Nur di Sidrap bukan tanpa alasan. Sejak awal berdiri, lembaga ini berupaya hadir dari desa hingga ke ibu kota kabupaten untuk menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi kendala dalam pengurusan haji, terutama bagi jamaah yang berasal dari wilayah pelosok.
“An-Nur didirikan untuk melayani tamu Allah di kampung-kampung. Banyak jamaah dari desa mengalami kesulitan karena harus mengurus berbagai keperluan di kota. Di situlah kami hadir memberikan kemudahan,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan lahirnya slogan yang kini melekat pada lembaga tersebut, yakni “An-Nur pilihan tepat, bukan pilihan nekat.” Slogan itu mencerminkan komitmen dalam memberikan kepastian jadwal pemberangkatan serta pelayanan yang jelas bagi para jamaah.
Sebagai Staf Khusus Menteri Agama RI, H. Bunyamin turut mengingatkan pentingnya manasik sebagai bekal utama sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Melalui kegiatan ini, para jamaah tidak hanya memahami tata cara ibadah, tetapi juga mempersiapkan kesiapan mental dan fisik dalam menjalankan ibadah haji.
Kegiatan Manasik Akbar ini diharapkan mampu mencetak jamaah haji yang mandiri, tertib, dan khusyuk dalam menjalankan ibadah, sekaligus memperkuat peran KBIHU sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat.











