Menu

Mode Gelap
Penari Asal Sidrap Tampil Memukau di Ajang Sulsel Menari 2024 Kadis Pendidikan Pinrang Hadiri Penamatan Siswa SDN 8 Pinrang Sah, Matador’s Perjuangan Deklarasi Dukung Pasangan Syaharuddin Alrif – Nurkanaah Rapimnas Kerukunan Keluarga Pinrang Dihadiri 36 Delegasi Seluruh Indonesia Gabung NasDem, PAN Usung Syaharuddin Alrif – Nurkanaah di Pilkada Sidrap

Ajatappareng · 25 Jan 2018 23:24 WITA ·

Jelang Pilkada, Polres Parepare Tambah HT 70 Unit


 Jelang Pilkada, Polres Parepare Tambah HT 70 Unit Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, PAREPARE – Kepolisian Resort (Polres) Parepare semakin memperkuat skill dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah, Walikota dan Wakil walikota Parepare.

Pelaksanaan pemilu serentak 2018 Polres Parepare mendapat tambahan handy talkie (HT) sebanyak 70 unit dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Hal itu diungkapkan Kapolres Parepare AKBP Pria Budi, Kamis, (25/1/2018).

Dengan adanya tambahan HT tersebut, Polres Parepare semakin optimis dalam mengamankan Pilkada, melalui komunikasi satu komando secara cepat.

“Polres Parepare saat ini sudah punya 200 lebih HT, termasuk tambahan 70 unit dari Polri. Dengan adanya kelengkapan HT akan mempercepat komunikasi, sehingga kita dapat sigap dalam menangani tindakan hukum, terutama pilkada melalui satu komando,” ujar Pria Budi.

Selain itu Pria Budi memaparkan, contoh fungsi HT ketika sedang ada tindak kriminal. Anggota Polres kata dia, dapat langsung melaporkan kejadian tersebut melalui HT sehingga semua personil yang telah dipercayakan memegang HT tersebut segera bergerak untuk melakukan pengamanan tindakan secara serentak, atau pengawalan.

“Semua tindakan dapat kita cegah melalui HT ini. Oleh karena itu, personil Polisi yang memegang HT, termasuk 22 Bhabinkamtibmas diwajibkan untuk selalu “stay tune” mengaktifkan atau mendengar informasi melalui HT yang dipegangnya,” ungkapnya.

Pria Budi menegaskan, bagi pemegang HT dapat di pantau ketika dia berada di seputaran mana,” kita memberikan warning bagi personil yang memegang HT, apabila dipanggil tapi tidak nyahut, selama 3X atau (3 hari)  konsekuensinya HT-nya akan ditarik, intinya kita harus siap dan sigap komunikasi lewat HT tersebut,” tegasnya.

Terkait anggaran pengadaan HT, Pria Budi mengatakan, jika HT tersebut merupakan anggaran pengadaan yang bersumber dari Polri. Satu unit HT kata dia, mencapai Rp.38 Juta lebih. (dir/ajp)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Penari Asal Sidrap Tampil Memukau di Ajang Sulsel Menari 2024

12 Juni 2024 - 17:43 WITA

Kadis Pendidikan Pinrang Hadiri Penamatan Siswa SDN 8 Pinrang

11 Juni 2024 - 13:51 WITA

Sah, Matador’s Perjuangan Deklarasi Dukung Pasangan Syaharuddin Alrif – Nurkanaah

8 Juni 2024 - 22:48 WITA

Rapimnas Kerukunan Keluarga Pinrang Dihadiri 36 Delegasi Seluruh Indonesia

8 Juni 2024 - 20:22 WITA

Gabung NasDem, PAN Usung Syaharuddin Alrif – Nurkanaah di Pilkada Sidrap

28 Mei 2024 - 20:29 WITA

Sejak Awal, TMS Mengaku tak Berniat Maju di Pilkada

27 Mei 2024 - 17:25 WITA

Trending di Ajatappareng

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.