Menu

Mode Gelap
Rutan Kelas IIB Pinrang Salurkan Bakat Warga Binaan dengan Porseni Selain Cek Perizinan, DPRD Ajak Pemilik Perketat Aturan di Rumah Kost PKL Barombong Ditertibkan, Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Tagih Janji Relokasi dan Pembangunan Pasar Makanan Basi MBG Diduga Penyebab Siswa SD Keracunan di Pitu Riawa Tahun Ini, Pemprov Sulsel Prioritaskan Perbaikan Ruas Jalan Pinrang–Sidrap

Eksklusif · 9 Agu 2024 16:10 WITA ·

Pemkab Enrekang Raih UHC Award 2024, Pj Bupati Terima Piala dan Piagam Penghargaan


 Pemkab Enrekang Raih UHC Award 2024, Pj Bupati Terima Piala dan Piagam Penghargaan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, JAKARTA — Pemkab Enrekang meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2024 kategori madya.

Pj Bupati Enrekang H Baba menerima piagam dan piala UHC Award 2024, dalam acara yang berlangsung di The Grand Ballroom TMII Jakarta, pada Kamis, 8 Agustus 2024. Acara dihadiri langsung Wapres RI KH Ma’ruf Amin.

Pj Bupati hadir didampingi Kadis Kesehatan Nurjannah Mandeha dan Kepala BPJS Cabang Palopo, Dahniar Hasyim Dahlan.

Acara ini mengangkat tema “Satu Dekade Program JKN-KIS untuk Negeri Sebagai Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah Dalam Memberikan Perlindungan Kesehatan Bagi Masyarakat Indonesia”.

Penghargaan UHC Awards ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mendaftarkan penduduknya pada Program JKN. 

Kabupaten Enrekang meraih UHC Award kategori Madya, dengan capaian UHC diatas 98%, dari jumlah penduduk 231.301 jiwa. Ada 211.204 penduduk Enrekang yang JKN-nya aktif.

“Capaian UHC ini merupakan jaminan kesehatan buat masyarakat, sebagai bukti Pemkab Enrekang peduli terhadap pelayanan kesehatan,” kata Pj Bupati.

Pj Bupati berkomitmen memberi dukungan bagi JKN-KIS agar seluruh masyarakat dapat tercover. “Perlindungan JKN-KIS tentu harus dibarengi akses kesehatan yang mudah dan berkualitas,” tegasnya.

Universal Health Coverage (UHC) merupakan konsep pembangunan kesehatan global yang memastikan setiap individu memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif, dan bermutu tanpa adanya hambatan finansial.

Wapres meminta seluruh stakeholder; pertama, perluas jangkauan kepersertaan hingga 100 persen dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam menyosialisasikan manfaat JKN-KIS, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil.

Kedua, Wapres meminta agar ada pendekatan yang lebih efektif dan solutif bagi masyarakat yang belum melaksanakan kewajiban iurannya.

Wapres juga menekankan, penting untuk mendorong ketepatan penyaluran subsidi pembayaran agar manfaatnya dapat dirasakan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

“Ketiga, pastikan adanya monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap kualitas pelayanan,” tegasnya.
(Nto)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kolaborasi Kominfo dan K3S Dua Pitue Wujudkan Sekolah Berbasis Digital

8 April 2026 - 16:02 WITA

Rutan Kelas IIB Pinrang Salurkan Bakat Warga Binaan dengan Porseni

8 April 2026 - 15:43 WITA

Tiga Laporan Polisi Menumpuk, Madam Katty Belum Hadir Penuhi Panggilan Penyidik

8 April 2026 - 15:13 WITA

Jejak Sunyi Willem Wandik Foundation, Dari Kepemimpinan Menuju Kemanusiaan

8 April 2026 - 12:02 WITA

Dr. Abdul Jabbar Soroti Peran Pemuda Hadapi Tantangan Global dalam Diskusi PGK Sulsel

8 April 2026 - 10:41 WITA

Selain Cek Perizinan, DPRD Ajak Pemilik Perketat Aturan di Rumah Kost

7 April 2026 - 21:07 WITA

Trending di Ajatappareng