Menu

Mode Gelap
Juara Lomba Adzan, TPQ Polres Sidrap di HUT YKB ke-46 Raih Hadiah Umroh Buka Puasa Bersama Warga, Cahaya Mario Salurkan Zakat dan Modal Usaha Bupati SAR minta Warga Support Misi Sidrap Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Gafur Lapangan Padel Royal Metro Sky Pinrang Resmi Dibuka, Fasilitas Modern dan Lengkap! Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII

Eksklusif · 15 Agu 2025 21:30 WITA ·

Mahasiswi UNHAS Kenalkan Puding Daun Kelor untuk Cegah Stunting di Maddenra


 Mahasiswi UNHAS Kenalkan Puding Daun Kelor untuk Cegah Stunting di Maddenra Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Upaya pencegahan stunting di tingkat desa mendapat sentuhan kreatif dari mahasiswi Jurusan Kimia Universitas Hasanuddin, Dervishta Nur. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 114, ia memperkenalkan inovasi “Puding Daun Kelor sebagai Cemilan Sehat Mencegah Risiko Stunting pada Anak” di Desa Maddenra, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang.

Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Desa Maddenra sebagai wujud pengabdian mahasiswa dalam mengatasi permasalahan gizi di masyarakat.

Pada 29 Juli 2025, Dervishta menggelar demonstrasi pembuatan puding daun kelor yang dihadiri para kader posyandu dan ibu-ibu PKK setempat. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan manfaat gizi daun kelor yang kaya protein, vitamin A, vitamin C, kalsium, dan zat besi.

“Dengan mengolahnya menjadi puding, anak-anak diharapkan lebih tertarik untuk mengonsumsi daun kelor,” ujar Dervishta.

Tahap implementasi dilakukan pada 4 Agustus 2025, bertepatan dengan kegiatan posyandu rutin bulanan.

Dervishta bersama tim KKN membagikan puding daun kelor kepada anak-anak yang hadir untuk penimbangan dan pemeriksaan kesehatan.

Kepala Desa Maddenra, Andi Rahim, menyambut baik langkah ini.

“Ini terobosan bagus untuk kesehatan anak-anak desa kami. Semoga program seperti ini berlanjut meski KKN sudah berakhir,” ucapnya.

Para kader posyandu pun berkomitmen untuk menerapkan resep puding daun kelor dalam kegiatan posyandu selanjutnya.

Dengan pendekatan sederhana dan bahan lokal yang mudah dijangkau, program ini diharapkan mampu mendukung target pemerintah menekan angka stunting, khususnya di wilayah pedesaan. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Viral di Medsos, Polisi Jelaskan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Sidrap

14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Tabrakan Beruntun di Lawawoi Sidrap Viral di Medsos

14 Maret 2026 - 21:17 WITA

Bukber di Makassar, Bupati Sidrap Bahas Pertumbuhan Ekonomi

14 Maret 2026 - 21:11 WITA

Jalan Proyek Tambal Aspal di Sidrap Makan Korban, Empat Pengendara Terjatuh

13 Maret 2026 - 23:28 WITA

Ceramah Tarawih di Cahaya Mario, Bupati SAR Ajak Warga Dukung Program Pemerintah

13 Maret 2026 - 21:51 WITA

Komisi C DPRD Makassar Gelar RDP Tindak Lanjut Sidak RSIA Paramount dan Outlet Primafood

13 Maret 2026 - 20:04 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.