Menu

Mode Gelap
Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi Dandim 1420/Sidrap Ajak Media Selalu Bersinergi Aroma Khas Coto Yoko, Ikon Kuliner Baru di Sidrap Kepala BNN Sidrap: Pengungkapan 1 Kg Sabu Diduga Terkait Jaringan Internasional HUT NasDem ke-14, Ketua DPRD Sidrap Ajak Kader Tebar Kepedulian

Bisnis · 5 Jan 2026 10:36 WITA ·

Pastikan Program KKN Berkelanjutan, Dosen UMS Rappang Tinjau Budidaya Maggot di Desa Kulo


 Pastikan Program KKN Berkelanjutan, Dosen UMS Rappang Tinjau Budidaya Maggot di Desa Kulo Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Dosen Program Studi Ilmu Perikanan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Muhammad Bibin, S.Pi., M.Si., melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi keberlanjutan budidaya maggot di Desa Kulo. Program budidaya tersebut sebelumnya dikembangkan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN PMM).

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat yang telah dirintis oleh mahasiswa selama pelaksanaan KKN, agar tetap berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Monitoring dilakukan secara langsung di lokasi budidaya kelompok mitra dengan meninjau berbagai aspek, antara lain teknis pemeliharaan maggot, ketersediaan bahan baku organik, manajemen produksi, serta tingkat pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam mengelola usaha budidaya tersebut.

Budidaya maggot dinilai memiliki potensi strategis sebagai solusi pengelolaan limbah organik sekaligus sebagai sumber pakan alternatif bernilai ekonomis bagi sektor perikanan dan peternakan. Oleh karena itu, keberlanjutan program menjadi perhatian utama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Bibin juga memberikan pendampingan lanjutan berupa arahan teknis serta rekomendasi pengelolaan yang lebih efisien dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung program Kampus Berdampak, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam pembangunan berbasis potensi lokal.

Diharapkan, hasil monitoring ini dapat mendorong budidaya maggot di Desa Kulo terus berkembang sebagai usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pengembangan ekonomi ramah lingkungan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bukan Film, Superhero Benar-Benar Hadir di Sekolah Panca Lautang Bawa Makan Bergizi Gratis

9 Januari 2026 - 11:54 WITA

Mahasiswa Prodi Peternakan UMS Rappang Kaji Inovasi Kerupuk Kulit Ayam Multirasa

8 Januari 2026 - 16:30 WITA

Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi

7 Januari 2026 - 18:27 WITA

IPM Sulsel Minta Dukungan Pemda Sidrap untuk Sukseskan Muktamar XXIV

7 Januari 2026 - 15:52 WITA

Dandim 1420/Sidrap Ajak Media Selalu Bersinergi

6 Januari 2026 - 15:03 WITA

Aroma Khas Coto Yoko, Ikon Kuliner Baru di Sidrap

6 Januari 2026 - 14:20 WITA

Trending di Bisnis

Sorry. No data so far.