AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP, — Pemerintah Kabupaten Sidrap, terus menggenjot perekonomian warga, dengan cara mendapatkan penghasilan tambahan.
Seperti halnya yang dilakuka. BUMdesa Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae yang berinovasi dalam mengelola dana desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan memperkuat sektor ketahanan pangan, dengan unit usaha yang fokus pada bebek petelur.
BUMDesa Mattappae, Sereang mampu menghasilkan 9 rak perhari dari jumlah 300 ekor bebek dengan harga jual Rp70 ribu perrak. Itu berarti, sehari Bumdes ini menghasilkan penghasilan kotor senilai Rp630 ribu perhari.
Jika estimasinya pendapatan bersih, berkisar Rp300 ribu perhari, maka Bumdes ini bisa menghasilkan omzet Rp9 jutaan perbulan.
Bumdes Mattappae mengelola bebek petelur dengan sistem kandang kering.
Bupati Sidrap, H Syaharuddin Alrif saat mengunjungi BUMDesa Mattappae, Desa Sereang, Rabu malam (28/1/2026), mengatakan unit usaha bebek petelur ini positif dalam meningkatkan ekonomi warga.
“Usaha seperti ini (bebek petelur) mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan warga Sidrap,” katanya didampingi pengelola BUMDesa Mattappare, Sereang, Ibu Paida.
Bupati SAR bahkan mendorong usaha bebek petelur ini dihilirisasi.
“Nilai ekonominya akan bertambah jika dihilirisasi. Misalnya, dikelola atau bekerjasama dengan usaha kue. Jadi, telur yang dihasilkan dikelola jadi kue,” ujarnya. (sp)












