Menu

Mode Gelap
Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap Ini 4 Skema Penyaluran MBG Selama Bulan Suci Ramadhan Wamen HAM Mugiyanto Hadiri HUT JMSI ke-6 Perlindungan Pers Diperluas hingga Pengelola Media, Usulan JMSI Disambut Dewan Pers 13 Camat Dilantik, Ketua DPRD Makassar Dukung Penyegaran Pemerintahan Kecamatan

Eksklusif · 9 Feb 2026 15:20 WITA ·

Ini 4 Skema Penyaluran MBG Selama Bulan Suci Ramadhan


 Ini 4 Skema Penyaluran MBG Selama Bulan Suci Ramadhan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan penyesuaian mekanisme penyaluran.

Penyesuaian disiapkan agar layanan tetap menjangkau seluruh penerima manfaat tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.

“Untuk Ramadan, Makan Bergizi [Gratis] akan tetap berlanjut. Jadi, ada empat mekanisme yang akan kita kembangkan,” ujar Dadan saat ditemui di kawasan istiqlal Jakarta Pusat.

Ia menjelaskan skema pertama diterapkan bagi anak sekolah di wilayah yang mayoritas penduduknya menjalankan puasa. Makanan tetap dikirim ke sekolah, namun dalam bentuk makanan tahan lama yang dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka.

“Untuk anak sekolah di daerah yang mayoritas [penduduknya] puasa, makanannya akan seperti biasa dikirim ke sekolah dalam bentuk makanan yang tahan dan bisa dibawa ke rumah untuk dikonsumsi pada saat buka,” katanya.

Skema kedua berlaku bagi anak sekolah di daerah yang mayoritas tidak berpuasa. Dalam skema ini, pelayanan MBG tetap berjalan normal tanpa perubahan pola distribusi.

Sementara itu, skema ketiga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita yang juga tetap menerima layanan seperti biasa selama Ramadan.

Kemudian, skema keempat diterapkan khusus untuk pesantren. Menurutnya, karena penerima manfaat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG berada di lingkungan pesantren, waktu pelayanan digeser menyesuaikan waktu berbuka puasa.

“Untuk pesantren, pelayanannya akan digeser ke saat buka. Jadi masaknya siang hari, dikonsumsi pada saat buka,” ujar Dadan.

Selain penyesuaian selama Ramadan, Dadan juga menyampaikan pemerintah tengah mematangkan mekanisme integrasi layanan MBG bagi kelompok lansia dan penyandang disabilitas.

Integrasi tersebut dilakukan bersama Kementerian Sosial, terutama untuk lansia sebatang kara yang selama ini telah menerima bantuan makanan rutin.

“Untuk makanan nanti kita lihat mekanismenya, apakah itu dari Kementerian Sosial atau dari Badan Gizi Nasional. Jadi mekanismenya sedang kita matangkan,” katanya. (sp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap

9 Februari 2026 - 16:18 WITA

Kolaborasi Kuliner dan Kesehatan, Prodi Seni Kuliner UMS Rappang Berbagi Olahan Pasta dan Garnish

9 Februari 2026 - 07:07 WITA

Prodi Seni Kuliner Gandeng PT Wahana Interfood Nusantara, Perkuat Peran Praktisi Bakery

9 Februari 2026 - 06:56 WITA

Wamen HAM Mugiyanto Hadiri HUT JMSI ke-6

8 Februari 2026 - 18:29 WITA

Perlindungan Pers Diperluas hingga Pengelola Media, Usulan JMSI Disambut Dewan Pers

8 Februari 2026 - 18:24 WITA

DPRD Makassar Respon Dukungan Zulkifli Hasan atas Pembangunan PSEL Antang

8 Februari 2026 - 16:49 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.