AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Bupati Sidrap, H Syaharuddin Alrif bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap mengumpulkan puluhan peternak dan produsen pakan untuk menyamakan visi dalam mewujudkan target 10 juta ekor ayam petelur, Jumat (13/3/2026).
Pertemuan yang dibalut diskusi ini, dilakukan usai buka puasa san shalat tarawih bersama di Kediaman H Usman Appas, di Mario, Kec. Kulo. Hadir juga, Ketua Komisi II DPRD Sidrap, Andi Sugiarno Bahri dan H Bahrul Appas.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Ahmad Dollah saat membuka acara mengatakan, diskusi ini adalah sinergi program untuk memajukan sektor peternakan.
“Pemerintah melalui Bupati ingin ada kolabirasi dan sinergi. Artinya, pemerintah, peternak dan pengusaha bergerak bersama, termasuk produsen pakan,” katanya.
Tujuannya, jelas. Sidrap ingin mencapai angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi di Sulsel, dan mencapai target lawyer 10 juta ekor ayam petelur.
Bupati Sidrap, H Syaharuddin Alrif mengatakan, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya.
“Salah satu point untuk mencapai targetnini, adalah menguatkan personal branding daerah, Sidrap sebagai Lumbung Telur,” ujarnya.
Selain itu, memanfaatkan momentum, dimana banyak masyarakat bergantung pada sektor peternakan ini.
Momentum yang dimaksud, potensi pasar telur yang semakin banyak dengan adanya program MBG.
“Ini potensi pasar baru telur, belum beras dan daging ayam. Sekarang saya usahakan ada kerjasama antardaerah yang difasilitasi Bank Indonesia,” beber Syahar.
Sekarang ini, jumlah populasi unggas petelur Sidrap sudah capai 5.117.000 ekor, atau naik 500 ribu ekor dari tahun lalu.
“Kita akan terus dorong pertumbuhan plasma-plasma atau peternakan baru di kecamatan hingga desa-desa,” tegasnya. (sp)











