AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Kebanggaan kembali datang dari Kabupaten Sidrap. Salah satu putra daerah, Hendra Intil yang tergabung dalam Team RJL Azka Auto Detailing, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 yang berlangsung meriah.
Event bergengsi tersebut digelar di jalur dua depan Kantor SKPD Sidrap pada 11–12 April 2026 dan diikuti oleh 1.139 peserta dari berbagai penjuru Indonesia. Antusiasme tinggi para pembalap dan penonton membuat ajang ini berlangsung semarak.
Dalam perlombaan itu, Hendra Intil tampil luar biasa dengan meraih juara I pada kategori Klass Matic 1700cc dan juara I pada kategori Klass Bracket 11 detik. Atas pencapaiannya tersebut, ia juga membawa pulang hadiah berupa sepeda listrik.
“Alhamdulillah, ini hasil dari kerja keras dan latihan tim. Saya sangat bersyukur bisa memberikan yang terbaik untuk Sidrap,” ujar Hendra Intil usai perlombaan.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif mengungkapkan rasa bangga terhadap kemajuan infrastruktur daerah yang kini mampu menunjang event olahraga berskala besar.
“Kawasan di sekitar kantor bupati kini telah kami kembangkan menjadi ruang publik multifungsi. Bahkan, bisa disebut sebagai ‘CPI’-nya Sidrap karena menjadi pusat aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Beliau juga menilai ajang ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan olahraga otomotif di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, jika sebelumnya drag race lebih identik dengan Makassar, kini Sidrap mulai menunjukkan potensinya sebagai pusat baru.
“Lintasan yang panjang dan memadai menjadi daya tarik tersendiri. Sidrap kini siap menjadi magnet baru bagi para pecinta drag race,” tambahnya.
Melihat tingginya partisipasi dan dukungan masyarakat, pemerintah daerah bersama IMI Sulsel berkomitmen untuk menjadikan kejuaraan ini sebagai agenda rutin.
“Kami akan dorong agar event ini masuk kalender resmi dan bisa digelar dua hingga tiga kali dalam setahun,” tegas Syaharuddin.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Ambriadi, mengaku bangga dengan jumlah peserta yang mencapai angka fantastis. Ia menyebut para pembalap datang tidak hanya dari Sulawesi Selatan, tetapi juga dari daerah lain seperti Sulawesi Utara.
“Ini bukan sekadar ajang balapan, tapi juga wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat di dunia otomotif dengan tetap mengutamakan keselamatan,” tutupnya. (asp)











