AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan bersama seluruh DPD se-Sulsel menyampaikan pernyataan sikap tegas dan terbuka terkait sejumlah pemberitaan media yang dinilai tendensius serta berpotensi menyesatkan opini publik.
Pernyataan ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen menjaga marwah demokrasi dan melawan narasi yang dianggap mereduksi makna politik.
Dalam keterangannya, DPW NasDem Sulsel menilai pemberitaan tersebut telah melampaui batas kritik yang sehat. Narasi yang berkembang dinilai cenderung menggiring persepsi publik secara sepihak, bahkan menyamakan partai politik dengan koorporasi, yang dianggap sebagai bentuk pengerdilan terhadap peran partai sebagai representasi kedaulatan rakyat.
DPW NasDem Sulsel juga menekankan pentingnya kebebasan pers yang bertanggung jawab. Mereka mengingatkan bahwa etika jurnalistik, prinsip keberimbangan, serta akurasi informasi harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap produk pemberitaan. Oleh karena itu, pihaknya mendesak adanya klarifikasi terbuka serta evaluasi terhadap pemberitaan yang dianggap tidak proporsional.
Sebagai langkah lanjutan, seluruh DPD Partai NasDem di Sulawesi Selatan akan melakukan konsolidasi gerakan politik dan moral. Konsolidasi ini disebut bukan sekadar pembelaan terhadap partai, tetapi juga sebagai upaya menjaga kualitas demokrasi dari pembentukan opini yang tidak berimbang.
Di Sidrap, Ketua DPD Partai NasDem Sidrap, Samsumarlin, angkat bicara terkait polemik pemberitaan yang mencuat, termasuk sorotan terhadap salah satu media nasional dalam beberapa hari terakhir. Ia menegaskan bahwa partainya tidak anti kritik, namun menolak kritik yang tidak berlandaskan etika dan fakta yang berimbang.
“Demokrasi tidak boleh dibajak oleh narasi yang menyesatkan. Kami menghormati kebebasan pers, namun menolak keras setiap bentuk manipulasi persepsi yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi,” tegas Samsumarlin, Rabu (15/4/2026).
Samsumarin juga menambahkan bahwa kritik yang sehat harus memenuhi standar jurnalistik yang profesional.
“Kami bukan anti kritik, tetapi kritik harus disampaikan dengan etika yang baik dan berbasis fakta. Kami sangat menghargai profesi jurnalistik, namun prinsip cek dan keseimbangan harus dijunjung tinggi, khususnya dalam memberitakan persoalan internal partai,” tegasnya.
Samsumarlin menegaskan bahwa Partai NasDem Sidrap tetap konsisten berada di jalur idealisme dan perubahan, serta terus berkomitmen berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun daerah dan bangsa.
“Kami tetap berada pada garis perjuangan untuk perubahan. Fokus kami adalah bagaimana berkolaborasi dengan pemerintah demi pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat Sidrap,” tutupnya. (asp)











