AJATAPPARENG.ONLINE, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menyiapkan 25 ekor hewan kurban dari Presiden yakni masing-masing satu ekor untuk provinsi dan 24 kabupaten/kota di daerah itu.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulsel Andi Munawir di Makassar, menyebut setiap daerah akan memperoleh satu ekor hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto yang tempat pemotongannya di masjid yang telah ditentukan.

“Kesiapannya alhamdulillah seluruh Bupati dan Wali Kota sudah menunjuk tempat-tempat (masjid) yang sudah ditentukan sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” ujarnya.

Masjid tersebut, kata Munawir, dipastikan belum pernah menjadi tempat pemotongan hewan kurban Presiden. Selain itu, bobot hewan kurban berupa sapi minimal 1 ton sebagai salah satu syarat sapi kurban Presiden.

“Kita sudah mulai siapkan, tapi sampai sekarang baru delapan ekor yang kami dapatkan, ini masih sementara mencari karena tidak banyak juga hewan kurban dengan bobot seperti itu di Sulsel,” katanya.

Sementara itu, pemotongan hewan kurban Presiden untuk Pemprov Sulsel akan dipusatkan di Masjid Nurul Hijrah, Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Pada pelaksanaannya, pemotongan hewan kurban Presiden akan dilakukan secara serentak usai shalat id Hari Raya Idul Adha di masing-masing masjid yang telah ditunjuk.

“Sekali lagi, tidak boleh masjid yang sama yang sudah memperoleh bantuan,” tegasnya.

Satu ekor sapi jumbo milik peternak asal Kabupaten Pinrang, Sudarmin juga diproyeksikan menjadi sapi kurban Presiden RI untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Sapi tersebut merupakan hasil ternak warga lokal dengan bobot hingga 1 ton.  Tubuhnya besar dan berotot, ciri khas ras yang dikenal unggul dalam produksi daging.

Di balik kandang sederhana para peternak, Sudarmin menunjukkan bahwa kualitas ternak daerah mampu berdiri sejajar di panggung nasional. (sp)