Menjanjikan, Profesi Make Up Artist ikut Dongkrak Kemandirian Ekonomi Daerah
SIDRAP, — Di dunia kerja yang terus berkembang, tidak ada lagi batasan profesi. Kini, siapa pun bisa bermimpi, berkarya, dan membangun masa depan, asalkan diberi ruang, keterampilan, dan dukungan yang tepat.
Inilah semangat yang diusung oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Thina, yang telah melahirkan sekira 200-an lulusan kursus Make Up Artis (MUA).
Melalui program pelatihan Make Up Artist di Kabupaten Sidrap, LKP Thina membuat sebuah langkah nyata untuk membangun kemandirian ekonomi lokal yang inklusif.
Hj Agustina, owner Thina Salon yang juga pengelola LKP Thina, Rabu (15/7) mengatakan, profesi MUA selama beberapa tahun terakhir, menunjukkan trend yang positif.
Melalui program pelatihan ini, kata dia, anak-anak di Sidrap mendapat kesempatan untuk belajar keterampilan praktis di bidang tata rias, khususnya rias pengantin, sebuah industri yang terus berkembang dan terbuka bagi siapa pun tanpa memandang gender.
“Apalagi, Pemkab Sidrap terus menggalakkan event-event yang membuat usaha dan profesi MUA dan salon jadi produktif,” katanya.
Agustina mengatakan usaha Make Up Artist saat ini, tumbuh pesat dan membawa dampak nyata bagi perekonomian keluarganya, dan menjadikannya contoh nyata bahwa banyak perempuan bisa menjadi pelaku utama di bidang usaha yang mereka pilih sendiri.
Ia mengatakan, banyak orang yang sebenarnya
memendam minat besar terhadap dunia fashion dan kecantikan. Namun, keterbatasan modal dan akses membuat mimpinya sempat tertahan.
Hingga akhirnya, lewat pelatihan Make Up Artist yang difasilitasi LPK Thina yang dibinanya banyak yang akhirnya mendapatkan keterampilan, dan juga kepercayaan diri dan jalan untuk mulai meniti usaha sendiri.
Baginya, rias wajah bukan sekadar profesi, tapi ruang untuk mengekspresikan kreativitas dan membuka masa depan yang lebih cerah.
Lewat pelatihan seperti Make Up Artist ini, para peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga diarahkan untuk memahami potensi pasar, membangun jaringan, dan memasarkan jasa mereka dalam berbagai kesempatan, mulai dari pesta pernikahan, acara komunitas, hingga sesi foto profesional.
“Intinya, kami berharap dukungan Pemkab untuk tumbuh dan maju, terutama dengan event-event yang membutuhkan profesi make up dan salon,” tandasnya. (sp)


Tinggalkan Balasan