Atasi Kekeringan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pinrang Distribusikan Pompa Air untuk Petani
PINRANG, — Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang menyalurkan bantuan pompa air kepada sejumlah kelompok tani sebagai upaya mengatasi dampak kekeringan yang mulai mengancam areal persawahan.
Bantuan tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan air irigasi sehingga tanaman padi tetap tumbuh optimal dan produktivitas pertanian dapat dipertahankan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Andi Sinapati, Jumat (10/7) mengatakan, distribusi pompa air merupakan langkah antisipatif untuk membantu petani menghadapi musim kemarau.
Dengan memanfaatkan sumber air yang tersedia, seperti sungai, embung, maupun saluran irigasi, pompa air dapat digunakan untuk mengairi sawah yang mengalami kekurangan pasokan air.
“Melalui bantuan ini, kami berharap petani dapat terus melakukan pengairan lahan sehingga tanaman padi tidak mengalami gagal panen akibat kekeringan. Pemerintah berkomitmen mendukung keberlangsungan produksi pangan di tengah tantangan perubahan iklim,” ujarnya.
Bantuan pompa air disalurkan kepada kelompok tani yang berada di wilayah dengan tingkat kerawanan kekeringan tinggi. Selain penyerahan sarana pompanisasi, petugas penyuluh pertanian juga memberikan pendampingan teknis terkait penggunaan dan perawatan pompa agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Perwakilan kelompok tani menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani. Menurut mereka, bantuan pompa air sangat membantu menjaga pasokan air di lahan sawah, terutama saat curah hujan menurun dan debit irigasi berkurang.
Program bantuan pompa air merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mengantisipasi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan ketahanan pangan melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya air dan menjaga keberlangsungan musim tanam. (jp)


Tinggalkan Balasan