Menu

Mode Gelap
Pemkab Pinrang Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri Respon Cepat, Dinsos Sidrap Kunjungi Rumah Guru Mengaji Disabilitas Juara Lomba Adzan, TPQ Polres Sidrap di HUT YKB ke-46 Raih Hadiah Umroh Buka Puasa Bersama Warga, Cahaya Mario Salurkan Zakat dan Modal Usaha Bupati SAR minta Warga Support Misi Sidrap Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Gafur

Eksklusif · 25 Feb 2026 13:57 WITA ·

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Sulsel hingga Awal Maret


 BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Sulsel hingga Awal Maret Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, MAKASSAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlaku pada 24 Februari hingga 1 Maret 2026.

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV dalam rilis di Makassar, Rabu, menyebutkan potensi cuaca ekstrem tersebut dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi.

BMKG menjelaskan peningkatan curah hujan dipicu oleh kombinasi dinamika atmosfer berupa aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rossby, serta konvergensi angin, yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sulawesi Selatan.

Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, kata dia, diprakirakan terjadi di wilayah Parepare, Barru, Pangkajene Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, dan Kepulauan Selayar.

Sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.

Selain hujan lebat, kata dia, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.

Di wilayah perairan, masyarakat diminta mewaspadai gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter yang berpotensi terjadi di perairan Pinrang, Barru, Makassar, Pangkajene Kepulauan, Kepulauan Selayar, Bulukumba, Kepulauan Takabonerate, serta Jeneponto.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur, pengelolaan sumber daya air, penataan lingkungan, serta pemangkasan pohon yang berisiko tumbang.

Masyarakat juga diminta tidak membuang sampah sembarangan dan terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG.

Informasi cuaca terkini dapat diakses masyarakat selama 24 jam melalui kanal resmi BMKG dan layanan informasi yang tersedia. (sp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sinergi di Bawah Langit Senja, Buka Puasa Bersama Kodim 1420 Sidrap Penuh Makna

17 Maret 2026 - 18:26 WITA

Menjahit Kembali Harapan yang Tertunda: Kiprah Willem Wandik di Tolikara

17 Maret 2026 - 17:24 WITA

Pemkab Pinrang Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri

17 Maret 2026 - 13:40 WITA

Respon Cepat, Dinsos Sidrap Kunjungi Rumah Guru Mengaji Disabilitas

17 Maret 2026 - 11:07 WITA

Miris, Guru Mengaji di Amparita Huni Rumah tak Layak dan Sakit-sakitan

16 Maret 2026 - 22:05 WITA

Viral di Medsos, Polisi Jelaskan Penyebab Kecelakaan Beruntun di Sidrap

14 Maret 2026 - 22:06 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.