Menu

Mode Gelap
317 Jamaah Umroh Kloter 1 PT Annur Ma’arif Tiba di Sidrap Ketua DPRD Makassar Perkuat Sinergitas Bangun Makassar Produksi Gabah Sidrap 2025 Capai 565 Ribu Ton 1.225 Gerai KMP telah Beroperasi di Sulsel Jokowi Bakal Hadir di Rakernas dan Beri Arahan ke Kader PSI

Eksklusif · 3 Mei 2024 16:14 WITA ·

BPBD Sidrap Laporkan 2 Rumah Hanyut, 1 Orang Meninggal


 BPBD Sidrap Laporkan 2 Rumah Hanyut, 1 Orang Meninggal Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap melaporkan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Sidrap, Jumat, 3 Mei 2024.

Banjir yang terjadi di tiga kecamatan menyebabkan satu orang meninggal dunia karena terjebak didalam rumah saat air bah menerjang pemukiman warga.

Selain itu, luapan beberapa sungai besar di Sidrap yang masuk ke pemukiman membuat dua rumah hanyut dan satu jembatan penghubung dua desa di Pitu Riawa ikut terbawa arus.

“Ya, satu orang tewas karena terjebak banjir dan tertimpa reruntuhan rumah atas nama PH Ali warga desa Belawae. Kemudian ada 2 unit rumah hanyut di Kampale Dua Pitu dan satu jembatan penghubung dua desa ikut terbawa arus,” ucap Kepala BPBD Sidrap Sudarmin .

Saat ini tim SAR gabungan BPBD, PMI, Tagana, Basarnas dan TNI-Polri masih terus melakukan evakuasi terhadap korban banjir dan mendirikan posko-posko bantuan.

Dari catatan BPBD Sidrap, terdapat jembatang permanen sungai Tana Toro dengan panjang 45 Meter terbawa arus banjir, jembatang gantung Tekka Toro rusak berat.

Kemudian jembatang Sungai Buka dengan panjang 19 Meter, terbawa arus banjir, jembatan Sungai Cendana dengan panjang 15 meter rusak berat, jembatan penghubung antara Dusun 6 Lariu – Dusun 2 Langgara Tungga terputus.

Sedangkan untuk jalan penghubung poros Bataren – Dusun 4 Lemo longsor di 2 titik, jalan penghubung dusun Matajang Lariu longsor di 3 titik, jalan penghubung Dusun Matajang – Dusun Lariu longsor di 3 titik.

Tak hanya itu, banjir juga mengakibatkan tiang listrik tumbang di Dusun 3 Matajang, serta dua ekor sapi di Dusun 4 Lemo hanyut terbawa banjir.

Banjir juga mengakibatkan 97 rumah terendam di desa Kalempang KecamYan Pitu Riawa, dan kurang lebih 400 rumah terendam di desa Buli Cenrana.

Sementara di Kecamatan Dua Pitue, dua dusun di desa Kampale terendam banjir dan menghanyutkan 2 unit rumah. (asp)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aparat Datang, Pemain Hilang: Sabung Ayam di Tellu Limpoe Diduga Bocor

2 Februari 2026 - 18:29 WITA

Produksi Padi Sidrap Melonjak 24,23 Persen Sepanjang 2025

2 Februari 2026 - 17:49 WITA

Pastikan Akurasi Pembayaran, Pemda Sidrap–BPJS Kesehatan Sinkronkan Iuran Wajib

2 Februari 2026 - 17:09 WITA

Masuk Februari 2026, Kerja Sama Media Lokal di Sidrap Belum Jelas

2 Februari 2026 - 15:16 WITA

Asuransi Mikro BRINS Bantu Pulihkan Usaha Korban Kebakaran di Sidrap

2 Februari 2026 - 15:05 WITA

Jelang Milad Muhammadiyah ke-113, Panitia Sidrap Gelar Beragam Lomba Selama Tiga Malam

2 Februari 2026 - 14:45 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.