Menu

Mode Gelap
Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi Dandim 1420/Sidrap Ajak Media Selalu Bersinergi Aroma Khas Coto Yoko, Ikon Kuliner Baru di Sidrap

Eksklusif · 5 Mei 2025 08:05 WITA ·

BPBD Sidrap Masuk Sekolah, Latih Siswa Hadapi Bencana


 BPBD Sidrap Masuk Sekolah, Latih Siswa Hadapi Bencana Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menggelar program edukasi kebencanaan melalui kegiatan gladi kesiapsiagaan dan simulasi evakuasi mandiri di lingkungan sekolah. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar para pelajar di UPT SMPN 4 Sidrap, Senin (5/5/2025).

Kegiatan dibuka oleh Bupati Sidrap yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Iqbal. Turut hadir Kepala BPBD Sidrap, H. Sudarmin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Faisal Sehuddin, Camat Watang Sidenreng Arnol Baramuli, serta jajaran pejabat BPBD lainnya. Kepala Sekolah UPT SMPN 4, Agus Saleh, juga turut menyambut kegiatan tersebut dengan antusias.

Dalam sambutannya, Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana, khususnya di daerah yang rawan terhadap gempa bumi, banjir, dan cuaca ekstrem.

“Dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya sadar bencana sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini sangat tepat dilaksanakan di sekolah,” ujar Iqbal.

Ia berharap, melalui kegiatan gladi dan simulasi ini, para pelajar dapat memahami tindakan yang tepat dalam menghadapi situasi darurat dan menjaga keselamatan diri serta lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Faisal Sehuddin, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengintegrasikan kegiatan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari pelajaran ekstrakurikuler di sekolah.

“Kesiapsiagaan ini harus ditanamkan sejak dini. Kami berencana menjadikannya bagian dari kurikulum ekstrakurikuler agar para siswa terbiasa dan siap menghadapi bencana kapan pun,” ungkap Faisal.

Selama kegiatan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sidrap memberikan berbagai materi dan simulasi kepada para pelajar. Mereka dikenalkan dengan cara merakit tenda darurat, melakukan evakuasi mandiri, serta teknik evakuasi korban saat terjadi bencana.

Sebagai informasi, program edukasi kebencanaan ini telah dilaksanakan di 43 sekolah dan akan terus berlanjut ke seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sidrap, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan sekolah aman bencana. (aspL

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi

10 Januari 2026 - 15:30 WITA

Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap

10 Januari 2026 - 14:58 WITA

Bukan Film, Superhero Benar-Benar Hadir di Sekolah Panca Lautang Bawa Makan Bergizi Gratis

9 Januari 2026 - 11:54 WITA

Mahasiswa Prodi Peternakan UMS Rappang Kaji Inovasi Kerupuk Kulit Ayam Multirasa

8 Januari 2026 - 16:30 WITA

Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi

7 Januari 2026 - 18:27 WITA

IPM Sulsel Minta Dukungan Pemda Sidrap untuk Sukseskan Muktamar XXIV

7 Januari 2026 - 15:52 WITA

Trending di Edukasi

Sorry. No data so far.