Menu

Mode Gelap
317 Jamaah Umroh Kloter 1 PT Annur Ma’arif Tiba di Sidrap Ketua DPRD Makassar Perkuat Sinergitas Bangun Makassar Produksi Gabah Sidrap 2025 Capai 565 Ribu Ton 1.225 Gerai KMP telah Beroperasi di Sulsel Jokowi Bakal Hadir di Rakernas dan Beri Arahan ke Kader PSI

Eksklusif · 5 Mei 2025 08:05 WITA ·

BPBD Sidrap Masuk Sekolah, Latih Siswa Hadapi Bencana


 BPBD Sidrap Masuk Sekolah, Latih Siswa Hadapi Bencana Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menggelar program edukasi kebencanaan melalui kegiatan gladi kesiapsiagaan dan simulasi evakuasi mandiri di lingkungan sekolah. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar para pelajar di UPT SMPN 4 Sidrap, Senin (5/5/2025).

Kegiatan dibuka oleh Bupati Sidrap yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Muhammad Iqbal. Turut hadir Kepala BPBD Sidrap, H. Sudarmin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Faisal Sehuddin, Camat Watang Sidenreng Arnol Baramuli, serta jajaran pejabat BPBD lainnya. Kepala Sekolah UPT SMPN 4, Agus Saleh, juga turut menyambut kegiatan tersebut dengan antusias.

Dalam sambutannya, Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana, khususnya di daerah yang rawan terhadap gempa bumi, banjir, dan cuaca ekstrem.

“Dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan budaya sadar bencana sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini sangat tepat dilaksanakan di sekolah,” ujar Iqbal.

Ia berharap, melalui kegiatan gladi dan simulasi ini, para pelajar dapat memahami tindakan yang tepat dalam menghadapi situasi darurat dan menjaga keselamatan diri serta lingkungan sekitar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Faisal Sehuddin, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengintegrasikan kegiatan kesiapsiagaan bencana sebagai bagian dari pelajaran ekstrakurikuler di sekolah.

“Kesiapsiagaan ini harus ditanamkan sejak dini. Kami berencana menjadikannya bagian dari kurikulum ekstrakurikuler agar para siswa terbiasa dan siap menghadapi bencana kapan pun,” ungkap Faisal.

Selama kegiatan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sidrap memberikan berbagai materi dan simulasi kepada para pelajar. Mereka dikenalkan dengan cara merakit tenda darurat, melakukan evakuasi mandiri, serta teknik evakuasi korban saat terjadi bencana.

Sebagai informasi, program edukasi kebencanaan ini telah dilaksanakan di 43 sekolah dan akan terus berlanjut ke seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Sidrap, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan sekolah aman bencana. (aspL

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aparat Datang, Pemain Hilang: Sabung Ayam di Tellu Limpoe Diduga Bocor

2 Februari 2026 - 18:29 WITA

Produksi Padi Sidrap Melonjak 24,23 Persen Sepanjang 2025

2 Februari 2026 - 17:49 WITA

Pastikan Akurasi Pembayaran, Pemda Sidrap–BPJS Kesehatan Sinkronkan Iuran Wajib

2 Februari 2026 - 17:09 WITA

Masuk Februari 2026, Kerja Sama Media Lokal di Sidrap Belum Jelas

2 Februari 2026 - 15:16 WITA

Asuransi Mikro BRINS Bantu Pulihkan Usaha Korban Kebakaran di Sidrap

2 Februari 2026 - 15:05 WITA

Jelang Milad Muhammadiyah ke-113, Panitia Sidrap Gelar Beragam Lomba Selama Tiga Malam

2 Februari 2026 - 14:45 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.