AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Pagi di sejumlah sekolah dasar di Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, Jumat, 9 Januari 2026, mendadak berubah menjadi seperti adegan film.
Bukan karena layar tancap atau pentas seni, melainkan karena kedatangan “superhero” yang turun langsung dari mobil pengantar makanan bergizi gratis.
Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Corawali tampil tak biasa. Ia mengenakan kostum superhero ala pasukan Power Ranger, lengkap dengan warna mencolok dan gerak penuh semangat.
Begitu memasuki halaman sekolah, teriakan kegirangan langsung pecah. Anak-anak berlarian, melambaikan tangan, bahkan ada yang spontan memeluk tokoh idola mereka.
Bagi para siswa, hari ini bukan sekadar menerima makan gratis, tetapi juga pengalaman yang akan lama mereka kenang.
Superhero yang biasanya hanya mereka lihat di televisi kini datang membawa kotak makanan, menyapa dengan ramah, dan duduk sejajar bersama mereka.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto ini pun terasa lebih hidup. Bukan hanya soal asupan gizi, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan sederhana di tengah rutinitas belajar.
Mitra kerja SPPG Corawali Panca Lautang, Mukhlis Amran, mengatakan ide mengenakan kostum superhero muncul dari keinginan untuk mendekatkan program pemerintah kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan.
“Anak-anak itu perlu lebih dari sekadar makanan. Mereka butuh rasa senang, semangat, dan kenangan baik. Kalau mereka bahagia, makanan yang bergizi ini akan lebih bermakna,” ujar Mukhlis.
Ia menambahkan, penggunaan kostum superhero juga bertujuan menghilangkan kesan formal dan kaku.
Petugas ingin hadir sebagai sahabat, bukan sekadar pengantar logistik.
“Kami ingin mereka merasa diperhatikan, merasa ada ‘pahlawan’ yang datang untuk mereka,” katanya.
Tak hanya tampil unik, SPPG Corawali juga serius dalam pemenuhan gizi. Menu makanan disusun bergantian setiap hari, mengikuti konsep empat sehat lima sempurna.
Sayur, lauk, buah, dan sumber protein menjadi perhatian utama agar kebutuhan gizi anak sekolah benar-benar terpenuhi.
Pada pengantaran perdana ini, aroma khas masakan lokal ikut menyambut pagi.
Anak-anak disuguhi Nasu Palekko itik, makanan khas Sidrap yang kaya rasa dan bernilai gizi tinggi. Banyak siswa mengaku baru pertama kali menikmati menu tersebut di sekolah.
Hari ini, sekolah bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung. Ia berubah menjadi ruang tawa, imajinasi, dan kepedulian.
Di Panca Lautang, superhero membuktikan bahwa kepahlawanan bisa hadir dalam wujud sederhana: senyum, perhatian, dan seporsi makan bergizi gratis. (*)












