Menu

Mode Gelap
Selain RMS, Sejumlah Elit Politik Sulsel Disebut akan Ikut Merapat ke PSI Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi Dandim 1420/Sidrap Ajak Media Selalu Bersinergi

Fokus · 21 Agu 2025 16:11 WITA ·

Bupati Apresiasi Penerapan Teknologi Pertanian di Watang Pulu


 Bupati Apresiasi Penerapan Teknologi Pertanian di Watang Pulu Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menghadiri kegiatan demonstrasi produk alat mesin pertanian (alsintan) merek Zoom Lion berupa combine harvester. di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Wattang Pulu, Sidrap.

Dalam sambutannya, H Syaharuddin Alrif mengapresiasi para camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, penyuluh, tokoh masyarakat, dan para petani yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Beliau menyebutkan bahwa Sidrap sudah banyak kedatangan berbagai merek alsintan dan hal itu sangat bermanfaat bagi petani.

“Semakin banyak merek yang masuk ke Sidrap, semakin bagus. Apalagi kalau kantornya ada di sini, tentu semakin mudah bagi masyarakat,” ujar Syaharuddin.

H Syaharuddin Alrif menjelaskan hasil uji coba combine harvester yang didemonstrasikan tersebut cukup memuaskan karena panen terlihat lebih bersih dan efisien. Selain itu, penggunaan mesin dapat membantu petani mengurangi hambatan dalam proses panen.

Meski alat ini bukan bantuan pemerintah, Syaharuddin menegaskan bahwa petani tetap bisa memiliki mesin combine harvester dengan cara membeli. Harga satu unit mesin mencapai sekitar Rp530 juta.

Namun, Syaharuddin Alrif memastikan pemerintah siap memfasilitasi pembiayaan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah hanya 6 persen, bekerja sama dengan Bank BPD Sulselbar.

“Kalau ada petani yang mau beli tapi terkendala modal, saya akan fasilitasi lewat KUR. Bukan bunga 12 persen, tapi cukup 6 persen saja. Petani harus jadi pengusaha di bidang pertanian,” tegasnya.

Menurutnya, penggunaan mesin combine harvester sangat menguntungkan karena dalam satu kali musim panen, alat ini mampu menggarap ribuan karung gabah sehingga modal bisa kembali dalam beberapa tahun.

Beliau menekankan bahwa dengan teknologi modern, petani Sidrap tidak hanya berperan sebagai penggarap sawah, tetapi juga bisa naik kelas menjadi pengusaha pertanian.

“Petani juga harus jadi pengusaha. Mesin ini memang harganya mahal, tapi hasilnya akan sebanding dengan keuntungan yang diperoleh,” pungkas Syaharuddin. (asp)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Indeks Pelayanan Publik Sidrap 2025 Melonjak, Tertinggi dalam Lima Tahun

13 Januari 2026 - 18:10 WITA

Rumah Peduli Mario Hadir sebagai Pusat Rehabilitasi NAPZA Humanis di Sidrap

13 Januari 2026 - 16:01 WITA

Bank Sulselbar Berperan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

13 Januari 2026 - 15:28 WITA

RSUD Nene Mallomo Sidrap Berikan Reward Pegawai, Apresiasi Kinerja Tenaga Kesehatan

13 Januari 2026 - 12:55 WITA

Anggaran Ratusan Juta, Rabat Beton di Padangloang Alau Cepat Rusak, Kepala Dusun Beri Klarifikasi

13 Januari 2026 - 12:28 WITA

Selain RMS, Sejumlah Elit Politik Sulsel Disebut akan Ikut Merapat ke PSI

11 Januari 2026 - 16:36 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.