Menu

Mode Gelap
Juara Lomba Adzan, TPQ Polres Sidrap di HUT YKB ke-46 Raih Hadiah Umroh Buka Puasa Bersama Warga, Cahaya Mario Salurkan Zakat dan Modal Usaha Bupati SAR minta Warga Support Misi Sidrap Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Gafur Lapangan Padel Royal Metro Sky Pinrang Resmi Dibuka, Fasilitas Modern dan Lengkap! Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII

Fokus · 21 Agu 2025 16:11 WITA ·

Bupati Apresiasi Penerapan Teknologi Pertanian di Watang Pulu


 Bupati Apresiasi Penerapan Teknologi Pertanian di Watang Pulu Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menghadiri kegiatan demonstrasi produk alat mesin pertanian (alsintan) merek Zoom Lion berupa combine harvester. di Kelurahan Batulappa, Kecamatan Wattang Pulu, Sidrap.

Dalam sambutannya, H Syaharuddin Alrif mengapresiasi para camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, penyuluh, tokoh masyarakat, dan para petani yang hadir mengikuti kegiatan tersebut.

Beliau menyebutkan bahwa Sidrap sudah banyak kedatangan berbagai merek alsintan dan hal itu sangat bermanfaat bagi petani.

“Semakin banyak merek yang masuk ke Sidrap, semakin bagus. Apalagi kalau kantornya ada di sini, tentu semakin mudah bagi masyarakat,” ujar Syaharuddin.

H Syaharuddin Alrif menjelaskan hasil uji coba combine harvester yang didemonstrasikan tersebut cukup memuaskan karena panen terlihat lebih bersih dan efisien. Selain itu, penggunaan mesin dapat membantu petani mengurangi hambatan dalam proses panen.

Meski alat ini bukan bantuan pemerintah, Syaharuddin menegaskan bahwa petani tetap bisa memiliki mesin combine harvester dengan cara membeli. Harga satu unit mesin mencapai sekitar Rp530 juta.

Namun, Syaharuddin Alrif memastikan pemerintah siap memfasilitasi pembiayaan lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah hanya 6 persen, bekerja sama dengan Bank BPD Sulselbar.

“Kalau ada petani yang mau beli tapi terkendala modal, saya akan fasilitasi lewat KUR. Bukan bunga 12 persen, tapi cukup 6 persen saja. Petani harus jadi pengusaha di bidang pertanian,” tegasnya.

Menurutnya, penggunaan mesin combine harvester sangat menguntungkan karena dalam satu kali musim panen, alat ini mampu menggarap ribuan karung gabah sehingga modal bisa kembali dalam beberapa tahun.

Beliau menekankan bahwa dengan teknologi modern, petani Sidrap tidak hanya berperan sebagai penggarap sawah, tetapi juga bisa naik kelas menjadi pengusaha pertanian.

“Petani juga harus jadi pengusaha. Mesin ini memang harganya mahal, tapi hasilnya akan sebanding dengan keuntungan yang diperoleh,” pungkas Syaharuddin. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Amankan Idul Fitri 1447 H, Polres Sidrap Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

12 Maret 2026 - 11:45 WITA

Pemkab Sidrap Siapkan Agenda Penyambutan Kepala BPS RI

12 Maret 2026 - 00:08 WITA

Juara Lomba Adzan, TPQ Polres Sidrap di HUT YKB ke-46 Raih Hadiah Umroh

10 Maret 2026 - 23:45 WITA

Kemenag dan MUI Perkuat Sinergi Awasi Penyalahgunaan Agama dalam KUHP

10 Maret 2026 - 22:50 WITA

Safari Ramadan Hari ke-20 Berlangsung di Rumah Aspirasi SAR

10 Maret 2026 - 21:46 WITA

Evaluasi LPPD 2025, Wabup Sidrap Dorong OPD Susun Strategi Tingkatkan Kinerja

10 Maret 2026 - 21:28 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.