Menu

Mode Gelap
Komunitas The Stroke 135 Rappang Touring Wisata Sidrap–Toraja Andi Tenri Sangka Datangi Rutan Sidrap, Periksa Standar Keamanan ‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap

Fokus · 6 Apr 2025 06:32 WITA ·

Bupati Sidrap Genjot Pertanian Sidrap Lewat Pompanisasi dan Optimalisasi Lahan


 Bupati Sidrap Genjot Pertanian Sidrap Lewat Pompanisasi dan Optimalisasi Lahan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Upaya swasembada pangan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus bergerak maju di bawah kepemimpinan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif dan Wabup Nurkanaah.
Menurut Dr. Amin Nur, SP, MSi, Kepala Balai Pengujian Standar intrumen Tanaman Serelia Kementerian Pertanian RI bahwa Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden RI dan ditindaklanjuti oleh Kementerian Pertanian. Sejak tahun 2024, berbagai program strategis telah dijalankan guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah ini.

Salah satu program unggulan yang telah dilaksanakan adalah pompanisasi, di mana lebih dari 1.000 unit pompa telah disalurkan ke Sidrap untuk mendukung peningkatan indeks pertanaman (IP) dan produksi padi.

“Pompanisasi ini sangat penting untuk meningkatkan hasil panen. Jika sebelumnya petani hanya bisa menanam sekali setahun, kini mereka bisa menanam dua hingga tiga kali,” ujar Dr. Amin Nur sesaatju setelah bertemu Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif di Rujab, Minggu, 6 April 2024.

Selain pompanisasi, optimalisasi lahan rawa juga menjadi program prioritas. Sidrap mendapatkan alokasi seluas 4.050 hektar dari Kementerian Pertanian, yang sejak 2024 telah rampung dan mulai dimanfaatkan oleh petani. Tujuan utama program ini adalah menyelamatkan tanaman padi dari risiko banjir serta meningkatkan produktivitas pertanian.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Pertanian juga membentuk Brigade Pangan di Sidrap. Dari program optimalisasi lahan rawa tersebut, telah terbentuk 21 Brigade Pangan, di mana setiap brigade bertanggung jawab mengelola 200 hektar lahan. Program ini juga berjalan di beberapa kabupaten lain di Sulawesi Selatan, termasuk Pinrang, Wajo, dan Bone.

Selain lahan rawa, Sidrap juga mendapatkan program optimalisasi lahan non-rawa atau lahan kering. Pemerintah telah mengajukan alokasi untuk 18.000 hektar lahan, dengan 3.000 hektar di antaranya telah mendapatkan persetujuan tahap awal. Selanjutnya, akan dilakukan studi kelayakan (SID) sebelum program ini diperluas lebih jauh.

Program swasembada pangan di Sidrap tidak hanya berfokus pada pengelolaan lahan, tetapi juga mencakup dukungan pupuk dan teknologi pertanian guna meningkatkan produktivitas tanaman. Menteri Pertanian menargetkan pada akhir 2025, program ini sudah tercapai.

Terkait untuk kegiatan panen raya besok, sebagai bagian dari persiapan panen raya, Sidrap menjadi salah satu dari 12 kabupaten di Sulawesi Selatan yang dilibatkan dalam agenda nasional ini. Panen raya sendiri akan dipusatkan di Majalengka dan melibatkan total 14 provinsi.

“Hari ini kami sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan kegiatan ini. Alhamdulillah, respon dari pemerintah daerah sangat sangat baik,” Kata Amin Nur didampingi Muhammad Fajri Salman, Sekretaris DTPHPKP Sidrap. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

JMSI Sidrap Siap Bangun Ekosistem Media Siber yang Sehat

29 Maret 2026 - 22:13 WITA

16 Tahun Jadi Guru, Nasruddin Angkat Persoalan Literasi Siswa dalam Tesis di UMS Rappang

28 Maret 2026 - 15:03 WITA

Sidrap Siap Jadi Pusat Pickle Ball Nasional, Cahaya Mario Cup 2026

28 Maret 2026 - 12:29 WITA

Komunitas The Stroke 135 Rappang Touring Wisata Sidrap–Toraja

28 Maret 2026 - 12:27 WITA

Grand Opening Browcyl Sidrap: Beli 1 Gratis 2, Warga Serbu Outlet Baru di Maritengngae

28 Maret 2026 - 11:51 WITA

Bahas Isu Jaminan Kesehatan, JMSI Sidrap dan BPJS akan Gelar Sosialisasi JKN

28 Maret 2026 - 00:49 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.