Menu

Mode Gelap
Caleg Terpilih Wajib Tahu, Bisa Diskualifikasi jika tak Laporkan LPPDK Rekap Kabupaten Selesai, 8 Partai Sukses Raih Kursi di DPRD Sidrap Didampingi Pesilat, Keluarga Acok Permana, Guru yang Tewas Dibacok Datangi Polres Sidrap Kelelahan, Ketua KPU Sidrap Mendapat Perawatan Medis NasDem, PKB, PKS Kompak Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu

Politik · 11 Mar 2018 20:48 WITA ·

Dialog Obrass, Warga Tanyakan Rasionalitas Program 1000 Rumah


 Dialog Obrass, Warga Tanyakan Rasionalitas Program 1000 Rumah Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, PAREPARE — Ada hal menarik tersaji pada Dialog ala Obrass, di Warkop D’daenk, Sabtu malam, (10/3/2018). Sejumlah peserta menanyakan 1000 rumah sejahtera yang menjadi program Calon Walikota-Wakil Walikota Parepare Faisal Andi Sapada-Asriady Samad (FAS).

“Apakah tidak melanggar? Bagaimana penganggarannya?, apa saja syaratnya?” demikian beberapa pertanyaan yang muncul, pada dialog yang dipandu aktivis Andi Nilawati Ridha itu.

Ketua Tim Pemenangan FAS, Yasser Latief memberikan gambaran, pemkot bisa membangun rangka RS Tonrangeng yang telah menguras sekira Rp60 miliar. Ditambah dengan akses jembatan TRS senilai Rp25 miliar.

“Anggaran setiap unit rumah maksimal hanya Rp50 juta. Jadi total paling banyak hanya Rp50 miliar. Silahkan bandingkan manfaatnya. Rangka bangunan dan patung-patung yang sudah menguras berpuluh-puluh miliar, dengan rumah untuk warga miskin, yang mana lebih bermanfaat dan disukai warga?,” jelas YL.

Sehingga, lanjut YL, dengan anggaran maksimal Rp50 miliar, FAS sudah bisa menuntaskan kebutuhan rumah layak huni untuk warga. Tidak ada lagi temuan seperti selama ini, warga tinggal ditrotoar, kolong jembatan, bahkan bekas WC.

“Ini juga jawaban, atas kendala program bedah rumah selama ini yang hanya tertuju pada rumah yang berdiri diatas tanah milik sendiri,” urai YL.

“1000 rumah gratis tentu sangat sangat membantu warga Parepare. Inilah semangat yang kita usung, sibawaki meringankan beban warga,” bebernya.

FAS sendiri memastikan peruntukan 1000 rumah gratis itu tepat sasaran. Pendataan warga yang betul-betul tidak punya rumah dan kondisi ekonomi kurang mampu. Dengan pengawasan yang ketat, 1000 rumah ini dipastikan hanya untuk warga yang belum memiliki rumah. (rls/ajp)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Caleg Terpilih Wajib Tahu, Bisa Diskualifikasi jika tak Laporkan LPPDK

27 Februari 2024 - 15:43 WITA

Rekap Kabupaten Selesai, 8 Partai Sukses Raih Kursi di DPRD Sidrap

27 Februari 2024 - 13:38 WITA

RMS Berpeluang Berada Diposisi Teratas di Pileg DPR RI

13 Februari 2024 - 16:09 WITA

Didukung Jaringan Luas, YR Optimis Capai Suara Maksimal di Pileg 2024

7 Januari 2024 - 19:31 WITA

Tokoh Pemuda Pinrang Minta jangan Mudah Terprovokasi Berita Hoax

9 Oktober 2023 - 20:30 WITA

PPK Batulappa Hadirkan Dukcapil Untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilih

31 Agustus 2023 - 20:52 WITA

Trending di Ajatappareng

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.