Menu

Mode Gelap
Balapan Lari’ di Jalan Poros Amparita–Massepe, Resahkan Pengendara Cahaya Mario Salurkan 100 Paket Bantuan Modal Usaha, Total Rp300 Juta 20 Keluarga Prasejahtera Terima Bantuan Modal Usaha dari Cahaya Mario Grup Puluhan Muallaf Terima Bingkisan Sembako Tim RMS Berbagi Jaga Iman, Komunitas Muallaf Gelar Buka Puasa Bersama di Tellu Limpoe

Eksklusif · 20 Okt 2025 21:49 WITA ·

Diduga Terpeleset, Warga Baranti Hilang di Irigasi Sidrap


 Diduga Terpeleset, Warga Baranti Hilang di Irigasi Sidrap Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Seorang warga Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), diduga tenggelam di saluran irigasi setelah terjatuh dari jembatan kayu pada Senin dini hari.

Korban diketahui bernama Sudirman (45), warga Jalan Pengairan, Kelurahan Duampanua, Kecamatan Baranti. Sehari-harinya, Sudirman bekerja sebagai penggembala bebek dan sering melintasi jembatan kayu di atas saluran irigasi induk Baranti untuk menuju lokasi kandang bebeknya.

Menurut informasi yang dihimpun, sekitar pukul 00.30 WITA, Sudirman masih terlihat melintas di area tersebut. Namun hingga pagi harinya, ia tidak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga mulai melakukan pencarian.

Sekitar pukul 15.30 WITA, warga menemukan sepeda motor milik korban di bawah jembatan kayu, namun korban sendiri belum ditemukan.

“Motornya ditemukan di dasar saluran irigasi, tapi korban tidak ada. Kami menduga korban terpeleset saat menyeberang di jembatan kayu itu,” ujar salah seorang warga melalui pesan WhatsApp.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sidrap, Suardi, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar, korban atas nama Sudirman (45), penggembala bebek. Kami bersama tim BPBD, pihak kepolisian dari Polsek Baranti, dan warga masih melakukan penyisiran di lokasi hingga malam ini,” ujar Suardi saat dikonfirmasi, Senin malam.

Hingga malam hari, proses pencarian masih terus dilakukan dengan menyusuri aliran saluran irigasi induk Baranti.

BPBD Sidrap juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jembatan kayu, terutama pada malam hari, mengingat kondisi permukaan jembatan yang licin dan minim penerangan. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Balapan Lari’ di Jalan Poros Amparita–Massepe, Resahkan Pengendara

1 Maret 2026 - 02:24 WITA

Capai Level Tertinggi, Laju Pertumbuhan Ekonomi Sidrap Tembus Posisi 16 Nasional

28 Februari 2026 - 22:08 WITA

Ratusan Warga Padati Rujab Bupati Sidrap, Safari Ramadan Pererat Silaturahmi

28 Februari 2026 - 20:46 WITA

Cahaya Mario Salurkan 100 Paket Bantuan Modal Usaha, Total Rp300 Juta

28 Februari 2026 - 20:07 WITA

Menguatkan Umat dari Masjid: Safari Ramadhan Dr. Bunyamin Yapid Sentuh Langsung Masyarakat

28 Februari 2026 - 14:49 WITA

NasDem Sidrap kembali Bagi Takjil, Sasar Jamah Tabligh Akbar

27 Februari 2026 - 22:29 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.