AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Sejumlah pemuda di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, alami luka-luka dan bahkan ada yang patah tulang akibat berlarian dikejar aparat.

Oknum melakukan intimidasi dan pengejaran kepada sekelompok pemuda, yang mengakibatkan mereka terluka hingga patah kaki.

Insiden tersebut terjadi pada sore hari. Sekelompok anak muda berlarian karena dikejar sekelompok aparat yang diduga berdasarkan informasi dilokasi.

Aksi intimidasi itu, dikeluhkan sejumlah warga lantaran mengakibatkan sejumlah anak muda di wilayah itu, ketakutan hingga berlarian.

Menurut saksi mata, beberapa pelaku pengejaran diduga oknum itu datang dengan cepat, dan menggerebek salah satu lokasi.

Bahkan, warga di sekitar lokasi kaget dan mengaku prihatin karena adanya oknum aparat yang tiba-tiba mengejar sekelompok pemuda.

Ada dugaan, aktivitas penggerebekan itu terkait penipuan online. Namun disayangkan, karena oknum ini juga melakukan intimidasi sehingga anak muda berlarian, sampai luka-luka dan patah kaki.

Bahkan, menurut keterangan salah seorang warga, tindakan oknum itu meresahkan karena penggerebekan diduga terkait ‘jatah setoran’ terhadap aktivitas sekelompok anak muda di Desa Lagading itu.

“Infonya, oknum dan pelaku sudah pernah bertemu, dan memberikan sejumlah uang. Mungkin setoran pak. Tapi, kemarin, tiba-tiba datang lagi dan mengejar mereka,” katanya, Jumat (1/5/2026).

“Yah, ini yang kita sesalkan karena kalau memang mau mengamankan, kenapa tidak dari dulu. Apalagi sudah ada katanya menerima setoran,” tuturnya.

Menurutnya, tindakan sekelompok anak muda itu, memang tidak dibenarkan. Tapi, tindakan aparat juga tidak bisa dibenarkan. Pasalnya, penggerebekan itu diduga hanya untuk mengejar setoran dari para pelaku.

Terpisah, Kapolsek Pitu Riase, IPDA Zakaria saat dikonfirmasi tidak mengetahui penggerebekan tersebut. Ia baru tahu setelah jurnalis mengkonfirmasi.

“Saya tidak tahu kalau ada penggerebekan seperti itu. Ini saya baru tahu setelah kita sampaikan. Nanti saya cek,” ucapnya. (*)