Menu

Mode Gelap
Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi Dandim 1420/Sidrap Ajak Media Selalu Bersinergi Aroma Khas Coto Yoko, Ikon Kuliner Baru di Sidrap Kepala BNN Sidrap: Pengungkapan 1 Kg Sabu Diduga Terkait Jaringan Internasional HUT NasDem ke-14, Ketua DPRD Sidrap Ajak Kader Tebar Kepedulian

Fokus · 17 Mar 2025 08:32 WITA ·

Dirjen Kementan Tunjuk Sidrap Jadi Produsen Benih untuk Indonesia Timur


 Dirjen Kementan Tunjuk Sidrap Jadi Produsen Benih untuk Indonesia Timur Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Direktur Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) sekaligus Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementan, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi di Kabupaten Sidrap, Senin (17/3/2025).

Kunjungan ini turut didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Prof. Yusran Jusuf dan Prof. Abdul Haris Bahrun.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, bersama Kadis Pertanian, Koordinator Penyuluh, Kepala BPP, seluruh penyuluh, Kabid Pangan, serta Dandim Sidrap.

Direktur Jenderal Kementerian Pertanian, Prof. Fadjry Djufry menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif, yang dinilai membawa Sidrap ke arah kemajuan.

Salah satu gagasan yang menjadi sorotan adalah pengembangan IP3 melalui perubahan pola tanam serta penggunaan varietas unggul dengan masa panen di bawah 100 hari.

“Saya berharap Kabupaten Sidrap bisa menjadi produsen benih untuk Indonesia Timur. Nantinya, BSIP akan menyiapkan benih induk agar Sulawesi Selatan bisa mandiri dalam penyediaan benih, sehingga anggaran APBN bisa digunakan di dalam provinsi, tanpa perlu membeli dari luar daerah,” ujar Prof. Fadjry Djufry.

Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan benih di Sulawesi Selatan mencapai 660 ribu hektar lahan sawah, sehingga jika benihnya dapat diproduksi secara lokal, perputaran ekonomi di wilayah tersebut akan lebih optimal.

Lebih lanjut, Prof. Fadjry menyebutkan bahwa saat ini telah tersedia 315 varietas unggul baru untuk padi, dan ia ingin Sidrap menjadi daerah pertama yang menguji coba varietas tersebut.

Sementara itu, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyatakan dukungannya terhadap upaya swasembada pangan dan optimalisasi lahan kering di daerahnya.

“Kami siap mendukung program ini, terutama dalam meningkatkan luas lahan produktif dari 13 ribu hektar menjadi 18 ribu hektar,” kata Syaharuddin.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan sektor pertanian di Sidrap dan menjadikan daerah tersebut sebagai sentra produksi benih unggul untuk wilayah Indonesia Timur. (asp)

 

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi

7 Januari 2026 - 18:27 WITA

18 Tahun Berjualan, Pedagang Buah di Pasar Tanru Tedong Akhirnya Direlokasi

7 Januari 2026 - 17:56 WITA

IPM Sulsel Minta Dukungan Pemda Sidrap untuk Sukseskan Muktamar XXIV

7 Januari 2026 - 15:52 WITA

Dandim 1420/Sidrap Ajak Media Selalu Bersinergi

6 Januari 2026 - 15:03 WITA

Aroma Khas Coto Yoko, Ikon Kuliner Baru di Sidrap

6 Januari 2026 - 14:20 WITA

Kepala BNN Sidrap: Pengungkapan 1 Kg Sabu Diduga Terkait Jaringan Internasional

6 Januari 2026 - 11:43 WITA

Trending di Ajatappareng