Menu

Mode Gelap
RMS Gelar Buka Puasa dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land Balapan Lari’ di Jalan Poros Amparita–Massepe, Resahkan Pengendara Cahaya Mario Salurkan 100 Paket Bantuan Modal Usaha, Total Rp300 Juta 20 Keluarga Prasejahtera Terima Bantuan Modal Usaha dari Cahaya Mario Grup Puluhan Muallaf Terima Bingkisan Sembako Tim RMS Berbagi

Edukasi · 17 Sep 2025 14:50 WITA ·

Disaksikan Wabup Nurkanaah, 35 Peserta Sekolah Lansia Fella Diwisuda


 Disaksikan Wabup Nurkanaah, 35 Peserta Sekolah Lansia Fella Diwisuda Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Sebanyak 35 peserta Sekolah Lanjut Usia (Lansia) Fella mengikuti wisuda di Aula Masjid Raya Sidrap, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Rabu (17/9/2025). Acara tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah.

Peserta terdiri atas 8 laki-laki dan 27 perempuan yang telah menempuh proses pembelajaran selama 12 bulan melalui pertemuan rutin. Prosesi wisuda dipimpin Kepala Sekolah Lansia Fella, dr. Suwarta Yuddin Pande.

Turut hadir Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan, Shodiqin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Sidrap, Syahrul Mubarak, serta para pengajar Sekolah Lansia Fella yang beralamat di Jalan Garuda, Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae.

Dalam sambutannya, Wabup Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang memberi ruang bagi lansia untuk tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif.

“Selamat kepada seluruh peserta yang telah diwisuda, program ini juga menjadi bukti bahwa usia bukan halangan untuk belajar dan berkontribusi bagi keluarga maupun masyarakat,” ujar Wabup Nurkanaah.

Wisuda ini dirangkaikan dengan rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat kabupaten. Hadir sebagai pemateri Ketua Tim Pokja IV PKK Sidrap, Muminah, yang membawakan materi terkait peran PKK dalam percepatan penurunan stunting.

Wabup Nurkanaah mengatakan, program penurunan stunting adalah prioritas Kabupaten Sidrap. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari peningkatan kapasitas kader posyandu dan petugas puskesmas, pemberian tablet tambah darah, pemeriksaan kesehatan ibu hamil minimal enam kali, pemberian ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, hingga imunisasi dasar lengkap.

Upaya lain, lanjut Nurkanaah, yaitu edukasi pengasuhan bagi keluarga dengan balita, penguatan kapasitas pelaku dan penggerak program, serta pendekatan sosial-kultural dan keagamaan telah dijalankan secara maksimal.

“Upaya ini tidak hanya menurunkan angka prevalensi, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan di hati seluruh pemangku kebijakan,” terangnya.

Nurkanaah menambahkan, pelaksanaan program tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor di bawah lembaga TPPS dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan kelurahan, dipimpin langsung oleh kepala daerah.

“Hal tersebut untuk menjamin efektivitas dan akses layanan bagi seluruh sasaran prioritas, mulai dari remaja putri, calon pengantin, pasangan usia subur, hingga ibu dan anak usia lima tahun,” tandasnya. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Nuzulul Qur’an Direncanakan Digelar di Istana Negara, Usulan Menag Disambut Presiden Prabowo

5 Maret 2026 - 02:23 WITA

Tak Cukup Zakat, Menag Ajak Umat Perluas Kepedulian Sosial Islam

4 Maret 2026 - 03:09 WITA

Bergiliran Hadir di Bukber HUT Rusdi Masse, Kepala Daerah-Legislator Sulsel Tunjukkan Soliditas

4 Maret 2026 - 00:25 WITA

RMS Gelar Buka Puasa dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land

3 Maret 2026 - 20:43 WITA

Permudah Pelaporan Pajak, JMSI Sidrap dan KP2KP Bedah Aplikasi CORETAX

2 Maret 2026 - 17:37 WITA

NasDem Sidrap Tebar Berkah Ramadan, Ratusan Takjil Dibagikan di Amparita

1 Maret 2026 - 19:27 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.