Menu

Mode Gelap
Sejak Awal, TMS Mengaku tak Berniat Maju di Pilkada NasDem Paketkan ASS – Fatmawati Rusdi di Pilgub 2024 Fotonya Beredar jadi Cawabup, TMS: Itu HOAX NasDem Bakal Usung Paket Irwan Hamid – Sudirman Bungi di Pilkada Pinrang Pj Bupati Pinrang Kunjungan ke Kantor Pengadilan Negeri Pinrang

Komunitas · 17 Jan 2018 18:37 WITA ·

Fatmawati Hadir Bersama Kohati


 Fatmawati Hadir Bersama Kohati Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Anggota DPR RI, Hj Fatmawati Rusdi hadir ditengah-tengah kader Korps HMI Wati (Kohati) Cabang Sidrap.

Fatmawati hadir sebagai pemateri dalam acara Latihan Khusus Kohati (LKK), tingkat Nasional yang diselenggarakan Kohati dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sidrap, di aula Boolroom Puang Ony Hotel Grand Zidny, Pangkajene, Rabu, (17/1/2018).

Dalam materinya, politisi PPP itu, membahas peranan perempuan dalam politik Indonesia.

Dikatakan, dulu perempuan hanya dianggap sebagai pelengkap kehidupan semata, perempuan hanya dianggap sebagai budak yang harus menurut kata suami dan diam di dapur tanpa didengar aspirasinya pernyataannya maupun ide-denya.

Perempuan, kata dia, harus rela menyia-nyiakan masa sekolah mereka untuk memenuhi masyarakat dulu kodrat mereka sebagai seorang wanita.

“Ruang gerak perempuan terbatas, mereka tidak mengetahui bagaimanakah keadaan dunia luar yang akan menunggu mereka dan permasalahan-permasalahan yang mungkin saja dapat terpecahkan oleh ide-ide wanita yang cerdas dan dianggap sebelah mata oleh kaum lelaki ini,” tuturnya.

Berdasarkan data hasil proyeksi penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS), populasi penduduk Indonesia saat ini lebih didominasi oleh kelompok umur produktif yakni antara 15-64 tahun. BPS membedakan penduduk usia produktif menjadi 2 kategori, yang pertama Usia Sangat Produktif (15-49), dan kedua Usia Produktif (50-64).

Jumlah perempuan usia sangat produktif mencapai 69,4 juta, lebih sedikit dibanding laki-laki yang mencapai 70,4 juta jiwa.

Sedangkan untuk usia produktif (50-64), perempuan lebih banyak dengan 16,91 juta, sedangkan laki-laki hanya 16,9 juta jiwa.

“Hal ini yang menjadi dasar permasalahan kita bahwa banyaknya jumlah perempuan produktif Indonesia menjadi tantangan tersendiri mengenai dibutuhkannya keterlibatan dalam peran aktif perempuan dalam pembangunan,” tambahnya.

“Dalam UU, Perempuan harus bisa ikut berpartisipasi, partisipasi ada dalam amanat UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa,” ungkap anggota komisi V DPR RI itu.

Menurutnya, upaya mendorong kepemimpinan dan keterlibatan peran perempuan diharapkan, dapat memberikan kontribusi peran perempuan di Indonesia di segala aspek kehidupan perlindungan hukum, kesetaraan gender, meningkatnya peran perempuan dalam mengambil keputusan, dan peningkatan pendidikan perempuan tentunya akan berdampak besar karena kesadaran muncul dari Individu sampai ke negara.

Fatmawati menyebutkan, salah satu bukti perkembangan kepemimpinan perempuan saat ini adalah Keterlibatan Partisipasi Perempuan di DPR.

Ini membuktikan, kesadaran politik perempuan dalam menggunakan hak pilih dalam Pilkada Jakarta, hingga Kesempatan Kerja Perempuan Meningkat dan Keberpihakan dalam undang undang. (*/ajp)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Korwil FPII Pinrang Terima SK, Dihadiri Kadis Kominfo-Sandi di Pantai Wisata  Ammani

29 April 2024 - 07:47 WITA

Matador’s Perjuangan Solid Dukung Syaharuddin Alrif di Pilkada Sidrap

16 April 2024 - 21:23 WITA

Ketua PWI Pinrang Berikan Edukasi Jurnalistik ke Pemerintah Desa

30 Maret 2024 - 23:54 WITA

Owner PT. Annur Ma’arif Ngopi Bareng  Jurnalis Sidrap

30 Maret 2024 - 23:10 WITA

Hingga Batas Akhir Pendaftaran, hanya 1 Calon Ketua KNPI yang Daftar

6 Maret 2024 - 15:11 WITA

Didampingi Pesilat, Keluarga Acok Permana, Guru yang Tewas Dibacok Datangi Polres Sidrap

26 Februari 2024 - 15:22 WITA

Trending di Ajatappareng

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.