Menu

Mode Gelap
HUT NasDem ke-14, Ketua DPRD Sidrap Ajak Kader Tebar Kepedulian Sosialisasi Pencegahan Narkoba, BNNK Sidrap Gandeng Elemen Masyarakat Bupati SAR: 6 Bulan, 9 ‘Pekerjaan Rumah’ Camat harus Selesai Ini Daftar 48 Pejabat dan ASN Sidrap yang Dilantik Lantik Pejabat di Pasar, SAR: Esensinya, harus Paham Kondisi Lapangan

Eksklusif · 9 Mei 2024 13:52 WITA ·

Fraksi NasDem Desak Pemkab Sidrap Gunakan Dana tak Terduga Pulihkan 3 Kecamatan Pasca Banjir


 Fraksi NasDem Desak Pemkab Sidrap Gunakan Dana tak Terduga Pulihkan 3 Kecamatan Pasca Banjir Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Kondisi infrastruktur dan korban dampak banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sidrap, masih membutuhkan penanganan, pasca banjir bandang, beberapa waktu lalu.

Pasalnya, sejumlah infrastruktur masih lumpuh, seperti aksea jalan, jembatan hingga warga yang menjadi korban.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Sidrap, Samsumarlin, Kamis, 9 Mei 2024, menegaskan, Pemkab Sidrap seharusnya bergerak cepat melakukan langkah pemulihan dan penanganan terhadap dampak banjir bandang yang terjadi.

Menurutnya, saat ini, sejumlah ruas jalan hingga saluran irigasi dan sungai, masih membutuhkan alat berat berupa eksavator untuk penanganan.

Ketua DPD NasDem Sidrap itu mendesak, Pemkab Sidrap menggunakan Biaya Tak Terduga (BTT) yang telah dianggarkan di APBD sebanyak Rp5 Miliar untuk penanganan maupun relokasi pasca banjir di 3 kecamatan terdampak, Pitu riawa, Dua Pitue dan Pitu Riase.

“Pemkan Sidrap bisa menggunakan Biaya Tak Terduga untuk kondisi seperti ini. Masih banyak infrastruktur yang harus dibenahi. Warga yang terdampak juga masih membutuhkan bantuan,” tegas Samsumarlin.

Dihubungi terpisah, Kepala BPBD Sidrap, H Sudarmin menerangkan, upaya pemulihan dan penanganan terhadap dampak banjir bandang yang terjadi di Sidrap saat ini masih berproses.

Bahkan, H Sudarmin mengaku jika jumlah Biaya Tak Terduga (BTT) untuk relokasi pasca banjir 3 tiga kecamatan yang terdampak belum bisa dipastikan.

“Belum kita ketahui berapa dananya karena saat ini kita masih melakukan pendataan estimasi biaya perbaikan infrastruktur yang rusak,” ujarnya.

Di sisi lain kata dia, Pemkab meminta Desa dan Kelurahan yang menjadi dampak banjir untuk proaktif melaporkan kerusakan di masing-masing desa dan kelurahan.

Sebab, dari data yang terkumpul itulah, yang akan menjadi dasar untuk membuat rincian anggaran Dana BTT.

Menurut H Sudarmin, saat ini, pihaknya sudah berupaya membagi tugas untuk merampungkan pedataan ini agar pencairan anggaran tak terduga di APBD bisa diajukan segera. (asp)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Survei Independen: Mayoritas Warga Sidrap Puas terhadap Kinerja di Pemda

31 Desember 2025 - 13:39 WITA

Dr. Bunyamin: Pelayanan Jamaah Bukan Sekadar Bisnis, tetapi Amanah Ibadah

28 Desember 2025 - 13:58 WITA

Bupati SAR Ajak Masyarakat Konsumsi Telur, Baik untuk Pertumbuhan Anak

28 Desember 2025 - 00:06 WITA

Raker Annur Travel 2025: Perkuat Layanan Jamaah, Ringankan Beban Korban Bencana

27 Desember 2025 - 21:15 WITA

Dosen Ilmu Perikanan UMS Rappang Penelitian Pengelolaan Perikanan Danau Sidenreng 

25 Desember 2025 - 09:19 WITA

Ketua TP PKK Sidrap Sambangi Warung Coto Yoko, Ajak Warga Cintai Kuliner Lokal

23 Desember 2025 - 22:29 WITA

Trending di Eksklusif