Menu

Mode Gelap
Partai PSI ‘Magnet Baru’ di Wajo, Anggelina Putri, Cucu H.Sutomo Dawi Gabung Ke PSI Pasca Dilantik, Ketua PSI Sidrap Fokus Benahi Struktur hingga Ranting Masyarakat Wajib Tahu, Ini Daftar Penyakit yang Pengobatannya Ditanggung BPJS Kesehatan Bawaslu Sidrap Gandeng Pesantren dan Muballigh 317 Jamaah Umroh Kloter 1 PT Annur Ma’arif Tiba di Sidrap

Eksklusif · 7 Nov 2024 15:17 WITA ·

Hadapi Pilkada, Bawaslu Sulsel Fokus Tangkal Isu SARA dan Ujaran Kebencian di Sosmed


 Hadapi Pilkada, Bawaslu Sulsel Fokus Tangkal Isu SARA dan Ujaran Kebencian di Sosmed Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan melalui Koordinator Divisi (Kordiv) Humas, Data, dan Informasi Alamsyah, menegaskan komitmen Bawaslu untuk memperketat pengawasan siber dalam menghadapi potensi isu hoax, ujaran kebencian, dan politisasi SARA selama Pilkada.

Hal tersebut disampaikan Alamsyah dalam dialog publik tematik yang digelar di Aula Kantor Bawaslu Sidrap, Jalan Pendidikan, Kecamatan Maritenggae, Kamis (7/11/2024).

Alamsyah mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima 25 laporan terkait persoalan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sulsel, yang mayoritas bersumber dari media sosial.

Meski hingga saat ini belum ada laporan terkait politik uang, netralitas ASN menjadi perhatian utama.

“Sebanyak 25 laporan ini sebagian besar berasal pelaporannya bersumber dari media sosial,” kata Alamsyah.

Selain itu, Bawaslu juga memantau aktivitas akun-akun media sosial yang digunakan pasangan calon (paslon) untuk kampanye.

Bawaslu memberikan perhatian khusus terhadap akun-akun pribadi dan kelompok yang tidak terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena rentan menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi dan berpotensi memicu konflik.

Pengawasan siber yang dilakukan oleh Bawaslu pada Pilkada kali ini adalah yang pertama, dengan fokus utama menangkal hoax, ujaran kebencian, dan politisasi SARA.

Alamsyah menjelaskan bahwa langkah pengawasan ini melibatkan alur pemantauan ketat, terutama terhadap akun-akun palsu atau anonim yang sulit terdeteksi.

“Kami berharap pengawasan siber ini bisa efektif dalam menangkal isu-isu negatif selama Pilkada berlangsung,” ujar Alamsyah.

Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Sidrap, Asmawati Salam, dan Koordinator Divisi PPPS Bawaslu Sidrap, Andi Saiful, juga menekankan pentingnya pengawasan siber.

Menurut Saiful, Pilkada dan pengawasan siber tidak bisa dipisahkan, mengingat tingginya potensi penyebaran isu negatif melalui media digital.

Acara dialog tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari kepolisian, kejaksaan, Kesbangpol, dan Kominfo, yang berkomitmen mendukung upaya Bawaslu dalam menciptakan suasana Pilkada yang aman dan kondusif di Sulawesi Selatan. (asp)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sidrap Peringkat 1 Nasional Deteksi Dini Kanker Serviks, Raih Penghargaan Kemenkes RI

4 Februari 2026 - 16:22 WITA

Proyek PU Sidrap Disorot, Plat Duiker di Pangker Mulai Mengelupas

4 Februari 2026 - 15:40 WITA

Syaharuddin Arif Minta Dukungan 2026, Target Sidrap Tembus 1 Juta Ton Beras

4 Februari 2026 - 13:30 WITA

Partai PSI ‘Magnet Baru’ di Wajo, Anggelina Putri, Cucu H.Sutomo Dawi Gabung Ke PSI

4 Februari 2026 - 12:25 WITA

BEM dan Himpunan FAST UMS Rappang Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kolaborasi Mahasiswa

3 Februari 2026 - 22:06 WITA

Jurnal JIKAN Resmi Naik ke SINTA 4 Lewat Reakreditasi Nasional

3 Februari 2026 - 21:58 WITA

Trending di Bisnis

Sorry. No data so far.