Menu

Mode Gelap
Andi Tenri Sangka Datangi Rutan Sidrap, Periksa Standar Keamanan ‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap Pemkab Pinrang Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri

Eksklusif · 1 Des 2025 23:42 WITA ·

Hari AIDS Sedunia: Pentingnya Kesadaran Kolektif Menangani HIV/AIDS


 Hari AIDS Sedunia: Pentingnya Kesadaran Kolektif Menangani HIV/AIDS Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Setiap tanggal 1 Desember, dunia memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat komitmen nasional – global dalam penanggulangan HIV dan AIDS.

Pada peringatan HAS tahun 2025, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan menetapkan tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV.”

Tema ini merupakan adaptasi dari tema global tahun 2025, yaitu “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response,” yang secara kolektif mencerminkan semangat kolaborasi multi-pihak, mulai dari pemerintah, mitra pembangunan, hingga komunitas, guna memastikan layanan HIV tetap berjalan secara inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, menuju tercapainya target Indonesia tanpa AIDS 2030.

Hari AIDS Sedunia 2025 menegaskan bahwa penanggulangan HIV dan AIDS adalah tanggung jawab kolektif. Dengan mengedepankan semangat kolaborasi, transformasi kebijakan, dan komitmen untuk menghapus diskriminasi, Indonesia optimis dapat menjaga keberlanjutan layanan dan mencapai target ambisius untuk mengakhiri epidemi AIDS pada tahun 2030.

Pemerhati HIV AIDS Kabupaten Sidrap, Santiaji Safaat, Senin malam (1/12/2025), menegaskan bahwa peringatan Hari HIV Sedunia, menjadi representasi kuat dari komitmen pemerintah daerah dan sektor kesehatan dalam mendukung agenda nasional dan global.

Santiaji dalam kesempatan ini, menegaskan kembali pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat. Ia mengimbau agar masyarakat Sidrap terus mendukung program penanggulangan HIV/AIDS.

Terutama, secara aktif berupaya menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV), karena dukungan sosial adalah kunci keberhasilan pengobatan dan pencegahan penularan.

Kemudian, memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, termasuk tes HIV sukarela dan layanan pengobatan antiretroviral (ARV) yang telah dijamin inklusif dan bebas biaya.

Di Sidrap, kata dia, akumulasi HIV sebanyak 242. Dari jumlah tersebut ada 13 yang sudah berhenti minum obat ARV dan 229 orang lainnya, masih terapi ARV.

Ia berharap, melalui semangat tema ‘Bersama Hadapi Perubahan,’ kita dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat agar Sidrap dapat turut berkontribusi secara nyata dalam mewujudkan target Indonesia tanpa AIDS 2030. (sp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah I’tikaf dan Idulfitri di Madinah, Bunyamin Yapid Tancap Gas Siapkan Haji 2026

26 Maret 2026 - 12:37 WITA

Andi Tenri Sangka Datangi Rutan Sidrap, Periksa Standar Keamanan

25 Maret 2026 - 21:41 WITA

Momentum Idul Fitri, Andi Pahlevi, Kasrudi, dan Budi Hastuti Rajut Kebersamaan

25 Maret 2026 - 14:09 WITA

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Silaturahmi di Dusun Pallae Usai Pantau Perbatasan

24 Maret 2026 - 20:43 WITA

Dari Jembatan Gantung hingga Ruang Kelas, Safari Tolikara Bawa Harapan dari Kampung

24 Maret 2026 - 20:37 WITA

Perangi Halinar, Lapas Kelas IIB Luwuk Gencar Lakukan Penggeledahan Blok Hunian

24 Maret 2026 - 16:42 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.