Menu

Mode Gelap
Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap Ini 4 Skema Penyaluran MBG Selama Bulan Suci Ramadhan Wamen HAM Mugiyanto Hadiri HUT JMSI ke-6 Perlindungan Pers Diperluas hingga Pengelola Media, Usulan JMSI Disambut Dewan Pers 13 Camat Dilantik, Ketua DPRD Makassar Dukung Penyegaran Pemerintahan Kecamatan

Eksklusif · 5 Okt 2025 13:16 WITA ·

ISNU Sidrap Gelar Seminar Nasional Tekankan Pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta


 ISNU Sidrap Gelar Seminar Nasional Tekankan Pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar Seminar Nasional dengan tema “Kurikulum Berbasis Cinta sebagai Strategi Penguatan Karakter Bangsa dan Peningkatan Kualitas Pendidikan”, Sabtu (4/10/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang dalam rangka Pra Konfercab V NU Sidrap.

Acara tersebut dihadiri sekitar 250 peserta, terdiri dari guru madrasah, guru RA, serta kader ISNU Sidrap.

Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber nasional, yakni Dr. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag. (Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI sekaligus Dewan Pakar PP ISNU), Dr. H. Saprillah, M.Si. (Kepala Balai Litbang Agama Makassar), serta Dr. H. Muhammad Idris Usman, S.Ag., MA. (Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap).

Seminar resmi dibuka oleh Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI sekaligus Dewan Pakar PP ISNU Dr. H. Basnang Said,

dengan dihadiri pula sejumlah pejabat, Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ag., M.Ag, Ketua PC ISNU Sidrap Dr. Ismail Masa, M.Si., Ph.D. Sekretaris Tanfidziyah PCNU Sidrap Mashuri, S.Ag., ME serta pejabat struktural Kemenag Sidrap, para kepala madrasah, pengawas madrasah, hingga Rektor IAI DDI Sidrap.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag RI sekaligus Dewan Pakar PP ISNU, Dr. Basnang Said menekankan bahwa kurikulum berbasis cinta adalah pendidikan yang berakar pada kasih sayang dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai pondasi pembentukan karakter bangsa.

Terpisah, Kepala Balai Litbang Agama Makassar, Dr. Saprillah menegaskan bahwa kurikulum cinta merupakan paradigma pendidikan yang membangun hati dan karakter, bukan sekadar kemampuan akademik.

Senada, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap, Dr. Idris Usman menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai lokal seperti Pangngadereng dalam proses pembentukan karakter siswa di madrasah.

Antusiasme peserta terlihat dari penuh sesaknya Aula Kemenag Sidrap. Diskusi dan sesi tanya jawab berlangsung interaktif hingga menjelang siang, menunjukkan tingginya perhatian para guru dan kader NU terhadap isu pendidikan berbasis nilai kemanusiaan.

Kegiatan seminar ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada narasumber serta foto bersama seluruh peserta dan panitia. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahasiswa Ilmu Perikanan UMS Rappang Ikuti Magang Industri di Perusahaan Perikanan Barru

9 Februari 2026 - 18:47 WITA

LP3M UMS Rappang Berdayakan Nasyiatul Aisyiyah, Sulap Ampas Kelapa Jadi Produk Bernilai Ekonomi

9 Februari 2026 - 18:38 WITA

Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap

9 Februari 2026 - 16:18 WITA

Ini 4 Skema Penyaluran MBG Selama Bulan Suci Ramadhan

9 Februari 2026 - 15:20 WITA

Kolaborasi Kuliner dan Kesehatan, Prodi Seni Kuliner UMS Rappang Berbagi Olahan Pasta dan Garnish

9 Februari 2026 - 07:07 WITA

Prodi Seni Kuliner Gandeng PT Wahana Interfood Nusantara, Perkuat Peran Praktisi Bakery

9 Februari 2026 - 06:56 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.