Menu

Mode Gelap
Progres Pengaspalan Ruas Rappang-Pangkajene Baru 12,44 Persen Penguatan Kinerja Pembangunan, Komisi C DPRD Makassar Gelar Rapat Monev Triwulan I 2026 Bersama SKPD Mitra Dua Rest Area di Sulsel Senilai Ratusan Juta Terbengkalai, Termasuk di Sidrap Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April

Eksklusif · 13 Mar 2026 23:28 WITA ·

Jalan Proyek Tambal Aspal di Sidrap Makan Korban, Empat Pengendara Terjatuh


 Jalan Proyek Tambal Aspal di Sidrap Makan Korban, Empat Pengendara Terjatuh Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Jalan poros Pangkajene–Rappang, Kabupaten Sidrap, kembali memakan korban. Proyek tambal aspal yang tengah dikerjakan di jalur tersebut diduga menjadi penyebab sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh.

Dalam dua malam terakhir, sedikitnya empat pengendara dilaporkan mengalami kecelakaan setelah motornya tergelincir ke lubang jalan yang telah digali namun belum ditambal.

Korban terbaru diketahui bernama Baim, warga Rappang. Ia kini harus menjalani perawatan intensif di RSUD Adinda setelah mengalami kecelakaan akibat terperosok ke lubang proyek di badan jalan.

Tak lama setelah kejadian tersebut, seorang pengendara lain dilaporkan mengalami insiden serupa pada Jumat malam (13/3/2026) dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Ayah korban, Arif Arifin, mengungkapkan kekecewaannya saat membesuk putranya di rumah sakit. Ia menilai kondisi jalan yang dibiarkan terbuka tanpa penanganan cepat sangat membahayakan pengguna jalan.

“Lubang ini sudah seperti jebakan. Anak saya nyaris kehilangan nyawa. Tolong pemerintah segera bertindak sebelum lebih banyak korban,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti pihak pelaksana proyek tambal aspal tersebut. Dinas terkait dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga belum memberikan tanggapan mengenai kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengendara.

Warga setempat menilai pekerjaan proyek yang dilakukan tanpa pengawasan ketat serta tanpa rambu peringatan darurat sangat berisiko, terutama pada malam hari ketika jarak pandang pengendara terbatas.

Beberapa warga bahkan menyebut kondisi jalan tersebut sebagai “arena berbahaya” yang sewaktu-waktu bisa melukai pengguna jalan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pengawasan terhadap proyek infrastruktur, memastikan pemasangan rambu keselamatan, serta mempercepat proses perbaikan jalan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Warga berharap kondisi tersebut segera ditangani sebelum lebih banyak pengendara menjadi korban. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Progres Pengaspalan Ruas Rappang-Pangkajene Baru 12,44 Persen

4 April 2026 - 15:34 WITA

Penguatan Kinerja Pembangunan, Komisi C DPRD Makassar Gelar Rapat Monev Triwulan I 2026 Bersama SKPD Mitra

4 April 2026 - 14:49 WITA

Dua Rest Area di Sulsel Senilai Ratusan Juta Terbengkalai, Termasuk di Sidrap

4 April 2026 - 14:15 WITA

Bupati Sidrap Dukung Festival Nene Mallomo, Generasi Muda Diajak Lestarikan Budaya

3 April 2026 - 22:06 WITA

Kasus Lama Bangkit Lagi: Polisi Pastikan Penipuan Sidrap Masuk Tahap Serius

3 April 2026 - 17:56 WITA

Bawaslu Parepare Hadiri Pleno PDPB Triwulan I 2026, Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Stakeholder

3 April 2026 - 17:03 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.