AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Pengurus baru Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sidrap melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Jumat (6/3/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di lantai 5 Gedung Rektorat UMS Rappang.
Rombongan PC IMM Sidrap dipimpin langsung Ketua Umum terpilih Raflyansyah Ma’arif, didampingi Sekretaris Umum Annisa Suliastuti serta Kepala Bidang Hikmah Rezki Anugrah Sayyadi. Mereka diterima langsung oleh Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., yang didampingi Wakil Rektor IV UMS Rappang, Dr. Drs. H. Syamsu T., S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidrap.
Sekretaris Umum PC IMM Sidrap, Annisa Suliastuti, mengatakan audiensi tersebut dilakukan sebagai bagian dari silaturahmi sekaligus menyampaikan laporan hasil musyawarah cabang yang telah menghasilkan kepengurusan baru PC IMM Sidrap untuk periode selanjutnya.
“Kedatangan kami dalam rangka silaturahmi sekaligus melaporkan bahwa PC IMM Sidrap telah melaksanakan musyawarah dan menetapkan pengurus baru untuk periode selanjutnya. Selain itu, kami juga menyampaikan rencana pelantikan pengurus yang insyaallah akan dilaksanakan pada 28–29 Maret 2026,” ujar Annisa.
Ia menambahkan, audiensi tersebut juga menjadi bentuk adab dan etika kelembagaan IMM kepada pimpinan universitas sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.
“Kami memohon masukan, saran, serta arahan dari Bapak Rektor agar sebelum pelantikan dilaksanakan, kami memperoleh nasihat dan pandangan yang dapat menjadi bekal dalam menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMS Rappang, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan baru PC IMM Sidrap. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat membawa organisasi semakin aktif dan memberi kontribusi bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Rektor juga menekankan pentingnya fokus dalam menyusun program kerja organisasi.
“Tidak perlu terlalu banyak program kerja. Yang penting setiap bidang memiliki satu program unggulan yang benar-benar bisa dijalankan dengan baik dan memberikan dampak,” ujar Prof. Jamaluddin.
Rektor UMS Rappang juga berpesan agar kader IMM memiliki semangat kemandirian dan kepedulian sosial.
“Jangan selalu menjadi tangan di bawah, tetapi berusahalah menjadi tangan di atas. Artinya, kader IMM harus mampu memberi manfaat dan kontribusi bagi orang lain serta masyarakat luas,” tutupnya.
Menurutnya, IMM sebagai organisasi otonom Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam membina mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, integritas, dan kepedulian sosial.
“Harapannya, IMM dapat terus menjadi motor penggerak dalam melahirkan kader-kader intelektual yang berakhlak dan berdaya saing,” ujarnya.











