Menu

Mode Gelap
Jembatan Lagading sudah Retak, Padahal Rampung 2025, Telan Dana Rp468 Juta dari APBN Selain RMS, Sejumlah Elit Politik Sulsel Disebut akan Ikut Merapat ke PSI Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi

Ajatappareng · 15 Jan 2026 18:00 WITA ·

Jembatan Lagading sudah Retak, Padahal Rampung 2025, Telan Dana Rp468 Juta dari APBN


 Jembatan Lagading sudah Retak, Padahal Rampung 2025, Telan Dana Rp468 Juta dari APBN Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Pengerjaan proyek jembatan di wilayah Transmigrasi Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, diduga bermasalah.

Pasalnya, jembatan yang baru saja rampung tahun lalu itu, terlihat sudah retak dan mengalami tanda-tanda kerusakan dan lubang pada bagian pondasi.

Sesuai informasi dan papan proyek di lokasi, proyek pembangunan jembatan Lagading ini, dikerjakan oleh CV Fatihrindo Bersaudara itu, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 dengan nilai mencapai Rp468 juta.

Jembatan tersebut merupakan penunjang utama akses transportasi dan perekonomian warga setempat.

Hasil pantauan sejumlah media di lokasi, Rabu, 14 Januari 2026, memperlihatkan sejumlah bagian jembatan telah mengalami retakan. Kondisi ini rawan ketika musim hujan dan volume air naik.

Retakan itu memicu kekhawatiran masyarakat terkait mutu konstruksi dan daya tahan bangunan, terlebih usia jembatan yang terbilang masih sangat baru.

Belum diketahui secara pasti penyebab munculnya kerusakan tersebut. Namun, diduga ada kesalahan pada kualitas konstruksi sehingga pondasi jembatan dengan mudah retak dan berlubang.

Sejumlah sumber di lokasi yang ikut menyayangkan kerusakan pada jembatan yang baru saja dibangun itu, meminta pihak terkait untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap kualitas fisik proyek tersebut.

Tujuannya,  memastikan tidak adanya pelanggaran teknis maupun penyimpangan anggaran.

Hanya saja, hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai hasil pekerjaan proyek jembatan tersebut maupun langkah lanjutan yang akan diambil oleh pemerintah. (sp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Karang Taruna Sidrap Apresiasi Pemkab Sidrap atas Keberhasilan Tekan Angka Kemiskinan

14 Januari 2026 - 14:34 WITA

Apresiasi Workshop AI di SMAN 2 Sidrap, Kadis Kominfo: Memperkuat Digitalisasi Pendidikan

14 Januari 2026 - 14:13 WITA

Indeks Pelayanan Publik Sidrap 2025 Melonjak, Tertinggi dalam Lima Tahun

13 Januari 2026 - 18:10 WITA

Rumah Peduli Mario Hadir sebagai Pusat Rehabilitasi NAPZA Humanis di Sidrap

13 Januari 2026 - 16:01 WITA

Bank Sulselbar Berperan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

13 Januari 2026 - 15:28 WITA

RSUD Nene Mallomo Sidrap Berikan Reward Pegawai, Apresiasi Kinerja Tenaga Kesehatan

13 Januari 2026 - 12:55 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.