Menu

Mode Gelap
Wamen HAM Mugiyanto Hadiri HUT JMSI ke-6 Perlindungan Pers Diperluas hingga Pengelola Media, Usulan JMSI Disambut Dewan Pers 13 Camat Dilantik, Ketua DPRD Makassar Dukung Penyegaran Pemerintahan Kecamatan Dihadiri Tokoh-tokoh NU, Yasinan Digelar di Rujab Bupati Sidrap Partai PSI ‘Magnet Baru’ di Wajo, Anggelina Putri, Cucu H.Sutomo Dawi Gabung Ke PSI

Fokus · 21 Nov 2025 18:29 WITA ·

Kadis Peternakan dan Perikanan Sidrap Koordinasi ke Ditjen PKH, Ajukan Lima Usulan


 Kadis Peternakan dan Perikanan Sidrap Koordinasi ke Ditjen PKH, Ajukan Lima Usulan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Ahmad Dollah melakukan koordinasi dan konsultasi ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini menindaklanjuti arahan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada kunjungan sebelumnya terkait percepatan pengembangan sektor peternakan daerah.

Dalam keterangan yang diterima Jumat (21/11/2025), Ahmad Dollah menjelaskan lima usulan prioritas dari Pemkab Sidrap yang diajukan untuk memperkuat rantai produksi peternakan.

“Usulan itu meliputi pembangunan pabrik tepung telur, Rumah Potong Unggas (RPU), pabrik pakan, pengembangan poultry shop, serta pembangunan kandang close house,” urainya.

Ahmad menambahkan, kelima usulan tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan produksi, efisiensi budidaya, hingga hilirisasi hasil peternakan.

Pada kesempatan yang sama, Kadisnakkan Sidrap juga mengikuti rapat koordinasi perencanaan program Ditjen PKH tahun 2026. Rapat dipimpin Dirjen PKH dan dihadiri Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, staf ahli, para direktur lingkup Ditjen PKH, serta kepala dinas peternakan provinsi se-Indonesia.

“Pembahasan terfokus pada pembangunan ekosistem peternakan terintegrasi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan, khususnya ketersediaan protein hewani yang menjadi penopang program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Asta Cita Presiden,” terang Ahmad.

Program ekosistem terintegrasi ini, lanjutnya, mencakup pembentukan klaster yang melibatkan Danantara dan BUMN, seperti Grand Parent Stock (GPS), pembibitan DOC layer dan broiler, poultry shop, rumah potong unggas, pabrik olahan ayam, pabrik tepung telur, serta penyediaan pullet. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kolaborasi Kuliner dan Kesehatan, Prodi Seni Kuliner UMS Rappang Berbagi Olahan Pasta dan Garnish

9 Februari 2026 - 07:07 WITA

Prodi Seni Kuliner Gandeng PT Wahana Interfood Nusantara, Perkuat Peran Praktisi Bakery

9 Februari 2026 - 06:56 WITA

Wamen HAM Mugiyanto Hadiri HUT JMSI ke-6

8 Februari 2026 - 18:29 WITA

Perlindungan Pers Diperluas hingga Pengelola Media, Usulan JMSI Disambut Dewan Pers

8 Februari 2026 - 18:24 WITA

DPRD Makassar Respon Dukungan Zulkifli Hasan atas Pembangunan PSEL Antang

8 Februari 2026 - 16:49 WITA

Perkuat Nilai Toleransi, PPG UMS Rappang Gelar Workshop Kebhinekaan 2026

8 Februari 2026 - 10:38 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.