Menu

Mode Gelap
Komisi C DPRD Makassar Responsif Tindaklanjuti Aspirasi Lewat Dua Agenda RDP Temui Dirut Trans Entertainment, Syaharuddin Alrif Jajaki Peluang Kerjasama Sekretariat DPRD Makassar Perkuat Sinergi Internal Melalui Rapat Koordinasi Rutan Kelas IIB Pinrang Salurkan Bakat Warga Binaan dengan Porseni Selain Cek Perizinan, DPRD Ajak Pemilik Perketat Aturan di Rumah Kost

Fokus · 15 Des 2025 15:21 WITA ·

Ketua Karang Taruna Sidrap: Warga Rugi Tak Cicipi Coto Yoko


 Ketua Karang Taruna Sidrap: Warga Rugi Tak Cicipi Coto Yoko Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Kuliner khas Sulawesi Selatan, Coto Yoko, yang berlokasi di depan Kantor Kodim 1420 Sidrap, Kelurahan Majelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, terus menarik perhatian dan mendapat apresiasi dari masyarakat.

Ketua Karang Taruna Sidrap, Dr. Abdul Jabbar, mengungkapkan kekagumannya usai mencicipi langsung Coto Yoko, Senin (15/12/2025). Ia menilai cita rasa coto yang disajikan sangat khas dan menggugah selera.

“Hari ini baru saja kita mencoba Coto Yoko. Luar biasa rasanya, top,” ujar Abdul Jabbar.

Menurutnya, sajian Coto Yoko layak menjadi pilihan utama kuliner di Sidrap. Ia bahkan menyebut masyarakat akan merasa rugi jika tidak singgah menikmati coto yang berada tepat di depan Kodim 1420 Sidrap tersebut.

“Pokoknya seluruh warga Sidrap dan sekitarnya rugi kalau tidak singgah makan coto di Coto Yoko depan Kodim Kabupaten Sidrap. Terima kasih, pokoknya top markotop. Luar biasa,” tambahnya.

Selain cita rasa yang mantap, Coto Yoko juga dikenal dengan penyajian yang bersih serta pelayanan yang ramah. Hal tersebut membuat pengunjung merasa nyaman dan betah menikmati hidangan khas Bugis ini.

Lokasinya yang strategis menjadikan Coto Yoko mudah dijangkau oleh berbagai kalangan, mulai dari pegawai perkantoran, pelintas jalan, hingga wisatawan kuliner yang berkunjung ke Kabupaten Sidrap.

Dr. Abdul Jabbar berharap pelaku UMKM kuliner seperti Coto Yoko terus mendapat dukungan dari semua pihak agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“UMKM seperti ini perlu kita dukung bersama. Rasanya enak, pelayanannya baik, dan ini kebanggaan kuliner Sidrap,” tuturnya.

Sementara itu, Suriadi Ngate menilai bahwa bisnis sejatinya bukan soal banyaknya pujian atau kritik yang diterima. Menurutnya, usaha yang dibangun dengan hati, fokus pada kualitas, pelayanan, serta sikap saling memaafkan akan mampu bertahan dan berkembang.

“Bisnis itu bukan tentang seberapa banyak orang memuji atau mengkritik, tapi bagaimana kita membangun dengan hati,” ujarnya.

Dengan meningkatnya minat masyarakat, Coto Yoko diyakini akan terus berkembang dan berpotensi menjadi salah satu ikon kuliner kebanggaan Kabupaten Sidrap, selama mampu menjaga kualitas rasa dan pelayanan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komisi C DPRD Makassar Responsif Tindaklanjuti Aspirasi Lewat Dua Agenda RDP

9 April 2026 - 23:14 WITA

Pelangsir BBM di Tanete IL Diduga Kirim Solar dan Pertalite ke Morowali, Warga Resah

9 April 2026 - 22:41 WITA

Temui Dirut Trans Entertainment, Syaharuddin Alrif Jajaki Peluang Kerjasama

9 April 2026 - 20:11 WITA

Dua SPPG Jadi Sorotan, Dapur Diduga Tanpa IPAL Tuai Protes Aktivis

9 April 2026 - 15:51 WITA

Sekretariat DPRD Makassar Perkuat Sinergi Internal Melalui Rapat Koordinasi

9 April 2026 - 15:32 WITA

Dipimpin Ny Dian Fantry TPQ Al-Ikhlas Polres Sidrap Raih Prestasi Nasional, Ahmad Fahriansyah As’Ad Sabet Juara Harapan 1 Lomba Adzan HUT YKB ke-46

8 April 2026 - 22:37 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.