Menu

Mode Gelap
NasDem, PKB, PKS Kompak Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu Pj Bupati Enrekang Ikut Dampingi Kunker Presiden Jokowi BEM Unismuh Sidrap Deklarasi Pemilu Damai Sebelum Dilantik, 294 KPPS di Batulappa Diajak Tanam Pohon Pemerintah Siapkan Pasar Sentral Enrekang jadi Pasar Harian

Kabar Utama · 2 Apr 2018 23:57 WITA ·

Koalisi Doamu di DPRD Boikot BPJS Gratis, Pengamat: Sama saja Melawan Rakyat


 Koalisi Doamu di DPRD Boikot BPJS Gratis, Pengamat: Sama saja Melawan Rakyat Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Koalisi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sidrap Dollah Mando-Mahmud Yusuf (Doamu) melakukan pemboikotan di DPRD Sidrap dengan cara melakukan walk out atau keluar saat DPRD Sidrap membahas usulan Pemkab Sidrap terkait izin prinsip program BPJS Gratis bagi warga Sidrap, Senin (2/4/2018) di Kantor DPRD Sidrap.

Sekadar dikekatahui, Pemerintah Kabupaten Sidrap sejak beberapa waktu lalu melalui Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS) untuk merealisasikan BPJS Gratis 100 persen Bagi warga Sidrap.

Kondisi ini membuat pasangan Calon Bupati Doamu “meradang” dan buntutnya melakukan boikot dengan melakukan aksi walk out di DPRD saat membahas BPJS Sidrap.

“Betul ada yang keluar saat kami melakukan pembahasan. Ya, koalisi itu (Demokrat dan Gerindra),” ujar Ketua DPRD Sidrap Zulkifli Zain.

Atas kondisi ini, Lembaga Pemantau Demokrasi Sulsel Rais Rahman menilai bahwa apa yang dilakukan oleh koalisi Doamu adalah mencederai partainya sendiri Demokrat dan Gerindra dan sekaligus mencoreng kandidat DOAMU.

“Niat pemerintah kabupaten membayarkan BPJS karena ingin masyarakatnya mendapatkan pelayanan kesehatan gratis yang lebih tinggi derajatnya dari kesehatan gratis. Ini sama saja koalisi Doamu melawan rakyat Sidrap,” ujar Rais.

Menanggapi walk out nya anggota fraksi pendukung Doamu ini, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sidrap, H Zainuddin Sadide memberikan penilaian.

“Justru ini BPJS gratis malah sudah terlambat dilakukan karena sejumlah kabupaten justru sudah memberlakukan ini. Jadi sudah sangat tepat pak bupati inginkan BPJS gratis ini. Dan kita justru heran kalau ada yang tidak setuju, “jelas Zainuddin.

Zainuddin menambahkan, untuk kebijakan serupa sudah ada 14 Kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan yang sudah menjalankan kebijakan itu. Apalagi kata dia, kebijakan ini justru menjadi tuntutan.

Selaku wakil rakyat saya sangat setuju karena ini betul-betul berpihak pada rakyat dan ini sangat tepat menjadi kado terakhir dimasa jabatan bapak bupati,” tandasnya (ajp)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

NasDem, PKB, PKS Kompak Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu

23 Februari 2024 - 13:57 WITA

H Mashur dapat ‘Lampu Hijau’ Demokrat, Disiapkan Jadi Calon Bupati Sidrap

15 Januari 2024 - 15:34 WITA

Pemuda Anti Korupsi Unjuk Rasa di Diknas Enrekang

8 Januari 2024 - 15:44 WITA

Musyawarah Pusat KPMP Pinrang di Makassar Ricuh

31 Desember 2023 - 22:37 WITA

Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI Hasnah Syam Meninggal Dunia

20 Desember 2023 - 14:31 WITA

Polri Naikan Pangkat Setingkat Lebih Tinggi ke-13 Pati

18 November 2023 - 14:29 WITA

Trending di Fokus

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.