Menu

Mode Gelap
Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi Dandim 1420/Sidrap Ajak Media Selalu Bersinergi Aroma Khas Coto Yoko, Ikon Kuliner Baru di Sidrap

Edukasi · 19 Nov 2025 10:21 WITA ·

Mahasiswa UMS Rappang Teliti Pakan Ikan dari Labu Kuning dan Wortel


 Mahasiswa UMS Rappang Teliti Pakan Ikan dari Labu Kuning dan Wortel Perbesar

Mahasiswa Perikanan UMS Rappang melakukan Penelitian tentang Kombinasi Tepung Labu Kuning dan Tepung Wortel untuk Pakan Ikan Guppy

Ferdi Anggara, mahasiswa Program Studi Ilmu Perikanan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), resmi mengajukan proposal penelitian berjudul “Efektivitas Kombinasi Tepung Labu Kuning dengan Tepung Wortel dalam Pakan Buatan terhadap Kualitas Warna dan Pertumbuhan Ikan Guppy (Poecilia reticulata)”. Penelitian ini menjadi salah satu upaya pengembangan pakan alternatif berbahan alami yang lebih ekonomis, bergizi, dan berpotensi meningkatkan kualitas ikan hias.

Dalam proposalnya, Ferdi menjelaskan bahwa labu kuning dan wortel memiliki kandungan karotenoid yang tinggi. Senyawa tersebut dikenal berperan penting dalam meningkatkan kecerahan warna ikan hias, termasuk ikan guppy yang memiliki nilai estetis dan ekonomi tinggi. Selain kualitas warna, penelitian ini juga menilai efek kombinasi kedua bahan tersebut terhadap pertumbuhan ikan.

Proposal ini diuji oleh tim penguji yang terdiri dari Dr. Ir. Hasrianti, S.Pi., M.Si. – Dosen Pembimbing I, Surianti, S.Pi., M.Si. – Dosen Pembimbing II, Muhammad Bibin, S.Pi., M.Si. – Penelaah

Dalam sesi ujian proposal, tim penguji memberikan berbagai masukan terkait kesesuaian metodologi, desain penelitian, serta pengukuran parameter warna dan pertumbuhan. Mereka juga menekankan pentingnya validitas data, pengelolaan pakan buatan, serta kontrol lingkungan selama masa pemeliharaan ikan.

Dr. Hasrianti menyampaikan bahwa penelitian ini memiliki peluang besar untuk menghasilkan formulasi pakan alami yang dapat dimanfaatkan dalam skala rumah tangga maupun industri kecil. “Pemanfaatan bahan lokal seperti labu kuning dan wortel sangat relevan dan potensial. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan pakan ikan hias,” ujarnya.

Sementara itu, Surianti menambahkan bahwa penggunaan pakan buatan berbahan alami dapat menjadi solusi untuk menekan biaya produksi sekaligus menjaga kualitas ikan. Muhammad Bibin sebagai penelaah juga menekankan pentingnya dokumentasi visual selama penelitian agar hasil warna lebih mudah dianalisis.

Dengan lolosnya tahap ujian proposal, Ferdi Anggara kini bersiap memasuki tahap penelitian lapangan. Ia berharap hasil penelitiannya dapat menjadi referensi bagi mahasiswa lain, pembudidaya ikan hias, serta pihak yang bergerak di bidang pakan alternatif.

Penelitian ini sekaligus menunjukkan komitmen Prodi Ilmu Perikanan UMS Rappang dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat serta industri perikanan. (asp)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi

10 Januari 2026 - 15:30 WITA

Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap

10 Januari 2026 - 14:58 WITA

Bukan Film, Superhero Benar-Benar Hadir di Sekolah Panca Lautang Bawa Makan Bergizi Gratis

9 Januari 2026 - 11:54 WITA

Mahasiswa Prodi Peternakan UMS Rappang Kaji Inovasi Kerupuk Kulit Ayam Multirasa

8 Januari 2026 - 16:30 WITA

Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi

7 Januari 2026 - 18:27 WITA

18 Tahun Berjualan, Pedagang Buah di Pasar Tanru Tedong Akhirnya Direlokasi

7 Januari 2026 - 17:56 WITA

Trending di Ekonomi

Sorry. No data so far.