Menu

Mode Gelap
Andi Tenri Sangka Datangi Rutan Sidrap, Periksa Standar Keamanan ‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap Pemkab Pinrang Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri

Edukasi · 19 Nov 2025 10:21 WITA ·

Mahasiswa UMS Rappang Teliti Pakan Ikan dari Labu Kuning dan Wortel


 Mahasiswa UMS Rappang Teliti Pakan Ikan dari Labu Kuning dan Wortel Perbesar

Mahasiswa Perikanan UMS Rappang melakukan Penelitian tentang Kombinasi Tepung Labu Kuning dan Tepung Wortel untuk Pakan Ikan Guppy

Ferdi Anggara, mahasiswa Program Studi Ilmu Perikanan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), resmi mengajukan proposal penelitian berjudul “Efektivitas Kombinasi Tepung Labu Kuning dengan Tepung Wortel dalam Pakan Buatan terhadap Kualitas Warna dan Pertumbuhan Ikan Guppy (Poecilia reticulata)”. Penelitian ini menjadi salah satu upaya pengembangan pakan alternatif berbahan alami yang lebih ekonomis, bergizi, dan berpotensi meningkatkan kualitas ikan hias.

Dalam proposalnya, Ferdi menjelaskan bahwa labu kuning dan wortel memiliki kandungan karotenoid yang tinggi. Senyawa tersebut dikenal berperan penting dalam meningkatkan kecerahan warna ikan hias, termasuk ikan guppy yang memiliki nilai estetis dan ekonomi tinggi. Selain kualitas warna, penelitian ini juga menilai efek kombinasi kedua bahan tersebut terhadap pertumbuhan ikan.

Proposal ini diuji oleh tim penguji yang terdiri dari Dr. Ir. Hasrianti, S.Pi., M.Si. – Dosen Pembimbing I, Surianti, S.Pi., M.Si. – Dosen Pembimbing II, Muhammad Bibin, S.Pi., M.Si. – Penelaah

Dalam sesi ujian proposal, tim penguji memberikan berbagai masukan terkait kesesuaian metodologi, desain penelitian, serta pengukuran parameter warna dan pertumbuhan. Mereka juga menekankan pentingnya validitas data, pengelolaan pakan buatan, serta kontrol lingkungan selama masa pemeliharaan ikan.

Dr. Hasrianti menyampaikan bahwa penelitian ini memiliki peluang besar untuk menghasilkan formulasi pakan alami yang dapat dimanfaatkan dalam skala rumah tangga maupun industri kecil. “Pemanfaatan bahan lokal seperti labu kuning dan wortel sangat relevan dan potensial. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan pakan ikan hias,” ujarnya.

Sementara itu, Surianti menambahkan bahwa penggunaan pakan buatan berbahan alami dapat menjadi solusi untuk menekan biaya produksi sekaligus menjaga kualitas ikan. Muhammad Bibin sebagai penelaah juga menekankan pentingnya dokumentasi visual selama penelitian agar hasil warna lebih mudah dianalisis.

Dengan lolosnya tahap ujian proposal, Ferdi Anggara kini bersiap memasuki tahap penelitian lapangan. Ia berharap hasil penelitiannya dapat menjadi referensi bagi mahasiswa lain, pembudidaya ikan hias, serta pihak yang bergerak di bidang pakan alternatif.

Penelitian ini sekaligus menunjukkan komitmen Prodi Ilmu Perikanan UMS Rappang dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat serta industri perikanan. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setelah I’tikaf dan Idulfitri di Madinah, Bunyamin Yapid Tancap Gas Siapkan Haji 2026

26 Maret 2026 - 12:37 WITA

Andi Tenri Sangka Datangi Rutan Sidrap, Periksa Standar Keamanan

25 Maret 2026 - 21:41 WITA

Momentum Idul Fitri, Andi Pahlevi, Kasrudi, dan Budi Hastuti Rajut Kebersamaan

25 Maret 2026 - 14:09 WITA

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Silaturahmi di Dusun Pallae Usai Pantau Perbatasan

24 Maret 2026 - 20:43 WITA

Dari Jembatan Gantung hingga Ruang Kelas, Safari Tolikara Bawa Harapan dari Kampung

24 Maret 2026 - 20:37 WITA

Perangi Halinar, Lapas Kelas IIB Luwuk Gencar Lakukan Penggeledahan Blok Hunian

24 Maret 2026 - 16:42 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.