SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) meluncurkan program inovatif di Desa Cipotakari. Mereka mengenalkan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) dan Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) untuk mendukung kemandirian pangan warga.

Program-program unggulan ini dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang digelar di Aula Kantor Desa Cipotakari, Kecamatan Panca Rijang, pada Senin (06/07/2027), Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua TP PKK, jajaran Kepala Dusun, BPD, tokoh masyarakat, hingga perwakilan kelompok tani dan ternak setempat.

“Kami menyambut baik seluruh program kerja mahasiswa KKN UMS Rappang. Program budidaya maggot BSF dan budidaya ikan dalam ember merupakan inovasi yang sangat relevan dengan kondisi masyarakat desa,” ujar Zainal, S.I.P Kepala Desa Cipotakari dalam sambutannya.

Inovasi Budikdamber yang mengintegrasikan budidaya ikan dengan sistem aquaponik dinilai menjadi solusi cerdas berskala rumah tangga. Sementara itu, budidaya maggot BSF hadir sebagai jawaban atas pengelolaan limbah organik sekaligus penyedia pakan alternatif yang ekonomis.

Kepala Desa berharap program ini tidak mandek pada tahap sosialisasi saja, melainkan bisa diterapkan secara berkelanjutan oleh warga.
“Kami berharap kegiatan ini dapat diterapkan secara nyata sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat Desa Cipotakari,” imbuhnya.

Koordinator KKN Desa Cipotakari, Al Khaisyurahman, menjelaskan bahwa program yang mereka bawa sengaja dirancang agar mudah dipraktikkan oleh warga secara mandiri. Pihaknya ingin memberikan solusi yang aplikatif.

“Kami ingin menghadirkan inovasi yang tidak muluk-muluk, tapi langsung menyentuh kebutuhan dapur warga. Budidaya maggot dan Budikdamber ini modalnya kecil, tapi kami yakin dampaknya besar untuk ketahanan pangan keluarga,” ujar Al Khaisyurahman saat dikonfirmasi.

Al khaisyurahman mengatakan Langkah ini sejalan dengan tema KKN yang diusung, yaitu “Kemandirian Berbasis Agropreneur”. Melalui program ini, mahasiswa KKN di Desa Cipotakari berkomitmen menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal.