AJATAPPARENG.ONLINE, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Gerindra memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah untuk mempererat tali silaturahmi. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari kedua Lebaran dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Tiga legislator yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Andi Pahlevi, Kasrudi, dan Budi Hastuti. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen untuk menjaga hubungan harmonis, baik di lingkungan legislatif maupun dalam struktur partai.
Rangkaian silaturahmi diawali dengan kunjungan ke Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna, sejalan dengan semangat Idul Fitri sebagai momen saling memaafkan.
Dalam pertemuan itu, para anggota dewan saling bertukar pandangan serta memperkuat komunikasi yang selama ini telah terjalin. Hal ini dinilai penting untuk mendukung kelancaran tugas-tugas legislatif ke depan.
Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan mengunjungi Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras. Ia juga diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI.
Pertemuan dengan pimpinan partai di tingkat provinsi tersebut menjadi ajang konsolidasi yang strategis. Selain mempererat hubungan personal, silaturahmi ini juga memperkuat koordinasi politik antarlevel.
Momentum Lebaran dinilai sebagai waktu yang tepat untuk membangun kembali semangat kebersamaan. Nilai-nilai kekeluargaan yang tercermin dalam tradisi silaturahmi menjadi fondasi penting dalam kehidupan berorganisasi.
Para legislator berharap kegiatan ini mampu meningkatkan soliditas internal, baik di lingkungan DPRD maupun di tubuh Partai Gerindra. Sinergi yang kuat diyakini akan berdampak positif pada pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, silaturahmi juga menjadi sarana untuk menjaga komunikasi yang konstruktif antar pemangku kepentingan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai program kerja dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
Melalui kegiatan ini, semangat persatuan dan kebersamaan diharapkan terus terjaga. Idul Fitri tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat hubungan dan komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat. (adv)











