Menu

Mode Gelap
Sidrap Terima Sertifikat Adipura Kategori Kabupaten Menuju Bersih Menag: Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf Aniaya Perempuan di Kost, IR tak Berkutik Diamankan Polisi Polda Sulsel Diminta Usut Tuntas Kematian Bripda DP BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Sulsel hingga Awal Maret

Eksklusif · 20 Nov 2024 18:46 WITA ·

Pajak PBB Tahun ini tidak berjalan, Kinerja Bapenda Enrekang Dipertanyakan


 Pajak PBB Tahun ini tidak berjalan, Kinerja Bapenda Enrekang Dipertanyakan Perbesar

EA

AJATAPPARENG.ONLINE, ENREKANG – Pemerintah Kabupaten Enrekang di isukan terkait kondisi keuangan yang mengalami defisit yang semakin meningkat pasca covid-19 memiliki dampak yang sangat signifikan dan semua daerah-daerah sampai ketingkat Pemerintah Pusat mengalami hal demikian.

Salah satunya kabupaten enrekang sangat mengalami dampak terhadap perekonomian pasca covid -19 saat itu dan semua daerah-daerah sat itu, mengajukan pinjaman ke Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk pemulihan ekonomi masyarakat dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sehingga Pemda Enrekang mendapat keistimewaan yaitu mendapatkan nol persen bunga untuk pinjaman Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digunakan untuk membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan ,Pasar dan alun-alun yang bertujuan memulihkan dan melancarkan ekonomi masyarakat dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah ( PAD) di Kabupaten Enrekang.

Abbas salah satu aktivis mahasiswa menyampaikan bahwa, Sangat disayangkan atas kinerja Badan Pendapatan Daerah BAPENDA di Kabupaten Enrekang di bawa kepemimpinan Hijaz Gaffar yang tidak memperhatikan Penagihan Pajak bumi dan bangunan (PBB) yang tidak berjalan mengakibatkan salah satu dampak keuangan daerah buruk.

terbukti persoalan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) tidak ada peningkatan sehingga berimbas pada kemampuan bayar utang Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang Disaat capian pajak dan retribusi jauh dari target , sehingga banyak masyarakat bertanya- tanya sampai sekarang tidak ada penagihan PBB di desa-desa dan pajak reklame, tambang c juga di indikasikan tidak optimal .

“Padahal awal bulan, sudah kami sampaikan melalui media massa soal penagihan PBB, pajak reklame dan tambang yang tidak optimal . tapi sampai sekarang belum ada jawaban dari Hijaz Gaffar selaku Pimpina BAPENDA Kabupaten Enrekang. Sangat wajarlah kinerja Dispenda Buruk karena sibuk urus persoalan lain” Ucap Abbas Keawak media, Rabu ( 20/11/2024)

Ia menambahkan bahwa, mungkin beliau sibuk mengurus pergantian PJ Desa dan mengabaikan tugas pokok yang seharusnya dia jalankan atau apakah beliau sibuk urus politik salah satu paslon yang pernah di posting melalu via WhatsApp saat itu

“Kami berharap klarifikasi dari bapak Hijaz Gaffar selaku pimpinan BAPENDA kabupaten enrekang terkait dengan penagihan Pajak PBB tahun ini tidak berjalan yang menjadi pertanyaan masyarakat di desa-desa dan juga pajak reklame dan tambang yang diindikasikan tidak optimal ” ujar Abbas (Achi)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sidrap Terima Sertifikat Adipura Kategori Kabupaten Menuju Bersih

25 Februari 2026 - 22:35 WITA

Menag: Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

25 Februari 2026 - 22:07 WITA

Polres Sidrap dan Media Jalin Silaturahmi Ramadan

25 Februari 2026 - 18:06 WITA

Perumda Tirta Saromase Bangkit, Kerugian Turun Drastis

25 Februari 2026 - 14:51 WITA

Aniaya Perempuan di Kost, IR tak Berkutik Diamankan Polisi

25 Februari 2026 - 14:31 WITA

Polda Sulsel Diminta Usut Tuntas Kematian Bripda DP

25 Februari 2026 - 14:10 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.