Menu

Mode Gelap
Komunitas The Stroke 135 Rappang Touring Wisata Sidrap–Toraja Andi Tenri Sangka Datangi Rutan Sidrap, Periksa Standar Keamanan ‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap

Bisnis · 5 Jan 2026 10:36 WITA ·

Pastikan Program KKN Berkelanjutan, Dosen UMS Rappang Tinjau Budidaya Maggot di Desa Kulo


 Pastikan Program KKN Berkelanjutan, Dosen UMS Rappang Tinjau Budidaya Maggot di Desa Kulo Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Dosen Program Studi Ilmu Perikanan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Muhammad Bibin, S.Pi., M.Si., melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi keberlanjutan budidaya maggot di Desa Kulo. Program budidaya tersebut sebelumnya dikembangkan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN PMM).

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat yang telah dirintis oleh mahasiswa selama pelaksanaan KKN, agar tetap berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Monitoring dilakukan secara langsung di lokasi budidaya kelompok mitra dengan meninjau berbagai aspek, antara lain teknis pemeliharaan maggot, ketersediaan bahan baku organik, manajemen produksi, serta tingkat pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam mengelola usaha budidaya tersebut.

Budidaya maggot dinilai memiliki potensi strategis sebagai solusi pengelolaan limbah organik sekaligus sebagai sumber pakan alternatif bernilai ekonomis bagi sektor perikanan dan peternakan. Oleh karena itu, keberlanjutan program menjadi perhatian utama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Bibin juga memberikan pendampingan lanjutan berupa arahan teknis serta rekomendasi pengelolaan yang lebih efisien dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung program Kampus Berdampak, sekaligus memperkuat sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam pembangunan berbasis potensi lokal.

Diharapkan, hasil monitoring ini dapat mendorong budidaya maggot di Desa Kulo terus berkembang sebagai usaha produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pengembangan ekonomi ramah lingkungan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

JMSI Sidrap Siap Bangun Ekosistem Media Siber yang Sehat

29 Maret 2026 - 22:13 WITA

16 Tahun Jadi Guru, Nasruddin Angkat Persoalan Literasi Siswa dalam Tesis di UMS Rappang

28 Maret 2026 - 15:03 WITA

Sidrap Siap Jadi Pusat Pickle Ball Nasional, Cahaya Mario Cup 2026

28 Maret 2026 - 12:29 WITA

Komunitas The Stroke 135 Rappang Touring Wisata Sidrap–Toraja

28 Maret 2026 - 12:27 WITA

Grand Opening Browcyl Sidrap: Beli 1 Gratis 2, Warga Serbu Outlet Baru di Maritengngae

28 Maret 2026 - 11:51 WITA

Bahas Isu Jaminan Kesehatan, JMSI Sidrap dan BPJS akan Gelar Sosialisasi JKN

28 Maret 2026 - 00:49 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.