Menu

Mode Gelap
NasDem, PKB, PKS Kompak Dukung Hak Angket Kecurangan Pemilu Pj Bupati Enrekang Ikut Dampingi Kunker Presiden Jokowi BEM Unismuh Sidrap Deklarasi Pemilu Damai Sebelum Dilantik, 294 KPPS di Batulappa Diajak Tanam Pohon Pemerintah Siapkan Pasar Sentral Enrekang jadi Pasar Harian

Komunitas · 16 Des 2017 13:47 WITA ·

PC Fatayat NU Sidrap Sosialisasi Pencegahan ‘Stunting’


 PC Fatayat NU Sidrap Sosialisasi Pencegahan ‘Stunting’ Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Pengurus Cabang Fatayat (Nahdatul Ulama) Kabupaten Sidrap bersama Korps PMII Cabang Sidrap menggelar sosialisasi cegah Stunting untuk Generasi Milineal.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum PW Fatayat NU Sulsel, Koprs PMII Putri Cabang Sidrap, Satriani, dr Rosmin, Ketua Umum PW Fatayat NU Sulsel, Nurul Ulfa

Ketua PC Fatayat NU Sidrap, Maryam saat ditemui di Aula Kemenag Sidrap, Sabtu (16/12/2017) mengatakan, stunting merupakan persoalan yang sudah lama menjadi konsentrasi Fatayat NU.

Untuk pengurus Fatayat akan terus berkontribusi lebih banyak dan besar di lapangan untuk mencegah stunting.

Sementara Ketua Umum PW Fatayat NU Sulsel, Nurul Ulfa yang membawakan materi Peran Kader Perempuan NU cegah stunting menjelaskan bahwa Stunting (tubuh pendek) adalah keadaan tubuh yang sangat pendek hingga melampaui defisit 2 SD dibawah median panjang atau tinggi badan populasi yang menjadi referensi internasional.

Stunting adalah keadaan dimana tinggi badan berdasarkan umur rendah, atau keadaan dimana tubuh anak lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak lain. Stunting merupakan masalah besar bagi bangsa Indonesia.

Sebab, anak pendek mencerminkan kurangnya asupan gizi yang berpengaruh pada pertumbuhan anak tersebut. Untuk menanggulangi masalah stunting ini, peran ulama NU sangat penting dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan stunting ini.

Pemahaman terkait lanjut Nurul, sosialisasi cegah Stunting untuk generasi Melineal merupakan perwujudan dari masalah kurang gizi kronis yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

“Anak yang stunting tidak hanya memiliki fisik yang lebih pendek dibanding anak-anak sehat, tetapi fungsi kognitifnya pun terganggu. Akibatnya, prestasi sekolah pun tidak maksimal,” pungkasnya (asp/ajp)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Hadiri Tabligh Akbar, Sekum PP Muhammadiyah Sebut Mamuju Kota Bersih dan Asri

18 Januari 2024 - 14:31 WITA

Musyawarah Pusat KPMP Pinrang di Makassar Ricuh

31 Desember 2023 - 22:37 WITA

Yasser Latief Kembali Pimpin Apersi Sulsel

20 Desember 2023 - 20:51 WITA

Bupati Pinrang Buka Kegiatan IOF, Jelajah Bumi Lasinrang

4 November 2023 - 15:56 WITA

Kadis PMD Sulsel Wakili Pj Gubernur Hadiri Jambore dan Musda PPDI di Puncak Bila  Sidrap

3 November 2023 - 21:25 WITA

Akbar Ali Jabat Wali Kota Parepare, Begini Reaksi  Teman “Alumni 93” SMA Neg 467 Pangsid

31 Oktober 2023 - 09:41 WITA

Trending di Ajatappareng

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.