AJATAPPARENG.ONLINE, PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem kesehatan daerah melalui penguatan perencanaan dan penganggaran program penanggulangan penyakit menular. Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan Lokakarya Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Penganggaran Terkait AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria yang berlangsung di Café Lagota, Selasa, 24 Juni 2025.
Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, yang hadir mewakili Wali Kota Parepare, Dr. HM. Taufan Pawe, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Hermanto mengapresiasi Dinas Kesehatan dan para mitra teknis atas inisiatif strategis yang dinilainya krusial dalam upaya memperkuat ketahanan layanan kesehatan di daerah.
“Atas nama Pemerintah Kota Parepare, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya lokakarya ini, khususnya Dinas Kesehatan dan mitra kerja teknis,” ujar Hermanto.
Ia menegaskan bahwa perencanaan yang akurat dan penganggaran yang efisien menjadi fondasi utama dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular, termasuk AIDS, TBC, dan malaria, yang masih menjadi tantangan serius bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Hermanto berharap agar hasil lokakarya ini mampu melahirkan dokumen yang tidak hanya aplikatif, tetapi juga berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat dan memperkuat respons kebijakan yang kolaboratif dan berbasis data.
“Penyakit seperti AIDS, TBC, dan malaria memerlukan pendekatan multisektoral. Oleh karena itu, sinergi antarinstansi mutlak diperlukan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menyentuh sasaran,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan, organisasi masyarakat sipil, lembaga mitra pembangunan, serta pemangku kepentingan lainnya yang memiliki perhatian terhadap isu kesehatan masyarakat. Para peserta bersama-sama merumuskan strategi integratif guna menciptakan layanan kesehatan yang merata, inklusif, dan berkualitas di Kota Parepare.(*)












